Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
-

Sejarah sebagai Objek Foto di Kuburan

📅 Sabtu, 01 Sep 2018, 01:00 WIB | Oleh:

Ada Sejarah Tersembunyi dari Sepinya Kuburan

Dari kuburan pengetahuan tentang sejarah bertambah. Rasa ingin tahu semakin menggelora. Alhasil menyelami kuburan ibarat berada di ladang pengetahuan yang tak memiliki ujung.

"Kekepoan kami terlalu tinggi," ujar Ruri tergelak tentang alasan menyukai kuburan sebagai tempatnya menambah pengetahuan sejarah.

Dari kuburan, ia bisa mengulak-ulik kehidupan orang yang telah dimakamkan semasa di dunia. Runutan sejarah yang ditemukan secara bertahap memberikan kepuasan batin tersendiri. Seperti ketika dia bermain amazing race bersama teman-temannya di Kuburan Jeruk Purut, Jakarta Selatan. Tantangannya adalah mereka diminta untuk menemukan kuburan istri mendiang Presiden Soekarno yang paling cantik.

Dengan petunjuk yang diberikan, mereka adu cepat menemukan kuburan yang dimaksud. Bukannya segera menemukan kuburan yang dilombakan, mereka malah menemukan kuburan tokoh-tokoh lainnya, seperti Benyamin Sueb, Pramoedya Ananta Toer, Iswadi Idris (tokoh sepak bola) dan lain sebagainya. Penemuan kuburan para tokoh malah lebih menarik ketimbang memenangkan kompetisi.

Suasana kuburan yang sunyi dengan hembusan angin semilir memberikan kenangan lain untuk wanita yang berprofesi sebagai fotografer lepas.

Kuburan mengingatkan pada almarhum ayahnya. Di tempat tersebutlah, ayahnya beristirahat sejak ia berusia 12 tahun. Bagi, Ruri ada nostalgia ketika dia berada di kuburan. Deni mengaku lebih menyukai nilai sejarah yang terkandung di dalam kuburan. Seperti, orang-orang yang meninggal sambil membawa harta bendanya ke liang lahat. Kisah yang diperolehnya melalui film-film menggugah rasa ingin tahunya.

"Bahkan , ada anggota kerajaan yang meninggal sambil menelan mutiara," ujar dia. Sejarahlah yang mendorong keduanya menyukai berbagai hal tentang kuburan. Mereka sepakat tidak mengkaitkan dengan mistik. Karena, kuburan memiliki banyak makna ketimbang urusan mistik belaka. din/E-6

Mendandani Model Menyerupai Hantu

Cerita mistik tentang kuburan hampir tidak pernah dirasakan para anggota Indonesia Graveyard. Mereka berkeyakinan niat yang postif dapat menjauhkan dari marabahaya.

"Mudah-mudahan jangan, tapi selama ini belum pernah," ujar Ruri yang tidak pernah motret kuburan selepas magrib ini. Ia mengatakan setiap hunting ke kuburun selalu permisi dengan penjaga kunci atau makam yang akan menjadi obyek.

Kata-kata permisi atau assalamuilaikum menjadi ucapan sebelum mengambil gambar. Ia dan teman-temannya menyadari bahwa saat memotret mereka tengah bertandang ke "rumah" orang lain. Termasuk menjaga diri untuk tidak menginjak makam selama mengambil gambar.

Adakalanya, ia menggunakan model untuk pemotretannya. Jangan bayangkan, modelnya berwajah cantik maupun tampan. Ia mendadani modelnya sepertihalnya hantu yang tengah berada di kuburan. Model sekadar untuk memperkaya hasil foto. Namun, kadangkala ia harus berhadapan dengan petugas keamanan yang menginginkan upeti namun berdalih melarang pemotretan. Jika tidak diijinkan, ia pun memilih mengurungkan niatnya.

Walaupun tidak pernah menemui hal mistik, Ruri mengatakan kuburan yang sedikit membuatnya merinding terdapat di daerah Pejaten.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...

ASDP Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem Selat Bali, Keselamatan Tetap Prioritas Utama

ASDP Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem Selat Bali, Keselamatan Tetap Prioritas Utama

29 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.