Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Neymar Frustasi Usai Piala Dunia

📅 Senin, 23 Jul 2018, 01:00 WIB | Oleh:
Neymar Frustasi Usai Piala Dunia

PRAIA GRANDE - Bintang sepakbola asal Brasil, Neymar mengakui bahwa setelah kekalahan negaranya dari Belgia pada perempat final, dia sangat kecewa. Neymar mengaku dia bahkan tak ingin lagi melihat pertandingan yang tersisa di Russia 2018.

"Saya tidak akan frustrasi berlebihan dengan mengatakan saya tidak ingin bermain lagi. Tapi saya tidak ingin melihat bola, atau melihat pertandingan dalam beberapa waktu," ujar Neymar, 26 tahun kepada AFP dalam sebuah wawancara eksklusif, Sabtu (21/7) waktu setempat.

Penyerang Paris Saint Germain itu berbicara di yayasan Neymar Praia Grande tempat turnamen Red Bull Neymar Jr 5 (satu tim terdiri dari lima pemain) digelar.

Mengenakan t-shirt tanpa lengan, dengan putranya yang berusia enam tahun, Davi Lucca, duduk di lututnya, Neymar terlihat santai ketika dia menjelaskan kekecewaannya usai kalah di Piala Dunia.

"Saya sedang berduka, saya benar-benar sedih tentang hal itu, tetapi kesedihan itu telah berlalu. Saya memiliki putra, keluarga dan teman-teman. Mereka tidak ingin melihat saya terus murung. Saya punya lebih banyak alasan untuk bahagia daripada sedih." Jelas Neymar.

Ditanya tentang laporan di Spanyol yang menghubungkannya dengan transfer ke Real Madrid, dia mengatakan: "Itu semua spekulasi dari pers."

"Orang-orang yang muncul dengan cerita ini tampaknya tahu lebih banyak tentang hidup saya daripada saya sendiri. Saya tidak akan menanggapi pertanyaan seperti ini karena tidak ada yang terjadi," ujar Neymar.

Bintang Brasil, yang pindah ke PSG dengan rekor dunia 222 juta euro (3,5 triliun rupiah) tahun lalu, menegaskan bahwa beban harapan di pundaknya - apakah dengan klub atau negaranya - tidak membebaninya.

" T e n t u tidak karena semua pema i n h e b a t merasakan tekana n . Mema n g b e n a r bahwa bagi saya ada standar ganda. S a y a telah menyadari tanggung jawab ini, tidak hanya untuk Brasil, tetapi juga di klub, sejak saya berusia 17, 18 tahun," jelasnya.

"Saya telah mempersiapkan diri untuk menangani tekanan ini dan saya tahu bahwa ketika hasilnya tidak seperti seharusnya maka tekanan akan meningkat," sambungnya.

Neymar telah terpukul oleh rentetan kritik karena aksinya berguling-guling di tanah saat dilanggar pada Piala Dunia. Dia mengatakan seharusnya mendapatkan lebih banyak perlindungan. "Orang-orang lebih cepat mengkritik pemain yang dijatuhkan daripada yang melakukan pelanggaran," tegasnya.

Awal pekan ini, Neymar juga mendapat kritik karena video yang tersebar memperlihatkan dia mengajari anak-anak cara jatuh ke tanah dan berguling-guling.

"Satu, dua, tiga, jatuh!" teriak Neymar pada video di Instagram karena dengan sekitar 12 anak jatuh ke lapangan. Menanggapi video itu, Neymar mengatakan: "Itu tendangan bebas," ucapnya sembari tertawa.

Video ini dirilis dengan tagar #ChallengeDAFALTA, tantangan tendangan bebas dalam bahasa Portugal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Pasar Tengah Buruk, Pemprov Tunda IPO

19 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Pasar Tengah Buruk, Pemprov...

Jaga Persatuan dan Kerukunan lewat Keberagaman

23 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jaga Persatuan dan Kerukuna...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...
Luar Negeri
IMF Khawatirkan Fragmentasi...
Nasional
Perkembangan AI Terlalu Cep...
Megapolitan
Aparat Perketat Gerakan Pel...
Luar Negeri
Menlu RI Ungkap Reformasi P...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.