Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Piala Dunia Kini Panggung Pemain Muda

📅 Senin, 02 Jul 2018, 01:00 WIB | Oleh:
Piala Dunia Kini Panggung Pemain Muda Doc: AFP / Martin BERNETTI

Setelah Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo tersingkir dari Piala Dunia Russia 2018, sejumlah pemain muda akan menjadi sorotan. Mereka kini siap menjadi generasi berikutnya.

Pemain muda asal Prancis Kylian Mbappe unjuk kemampuan saat dia menyingkirkan Messi dan Argentina di babak 16 besar. Torehan golnya dalam laga itu membuat Mbappe mengoleksi tiga gol, hanya terpaut dua gol di belakang pemain Inggris Harry Kane dan satu di belakang striker Belgia Romelu Lukaku.

Messi dan Ronaldo, kapten tim Portugal yang dikalahkan 1-2 oleh Uruguay, telah berada di jalur untuk bentrok di perempat final. Tapi keduanya justru bakal bertemu di ruang keberangkatan di bandara.

Meskipun mereka telah mencetak rekor gol di kompetisi Eropa dan Spanyol tahun demi tahun, keduanya gagal menjaringkan bola pada babak sistem gugur Piala Dunia Russia 2018.

Untuk semua kecemerlangan Messi pada level klub bersama Barcelona, kekalahan dari Jerman pada final 2014 kemungkinan akan menjadi capaian tertinggi di Piala Dunia.

Sementara Ronaldo yang merebut juara Eropa bersama Portugal dua tahun lalu, mengoleksi 37 gol internasional. Tapi koleksinya itu tidak mungkin bertambah di Russia 2018 karena Portugal gagal mengulangi capaian terbaik mereka, melaju ke semifinal pada tahun 2006.

Dengan tersingkirnya pasangan itu, keduanya pemain peraih penghargaan Pemain Terbaik Dunia lima kali, Piala Dunia akan menjadi panggung bagi segelintir pemain muda untuk merebut sorotan.

Mbappe yang berusia 19 tahun mencatatkan prestasi yang belum dicapai pemain dalam 60 tahun. Dia menjadi pemain muda pertama yang mencetak gol dalam pertandingan Piala Dunia sejak Pele melakukannya pada usia 17 tahun 1958.

Bagi Kane, setelah empat musim beruntun dengan 20 gol atau lebih di Liga Inggris, striker "The Three Lions" itu kini menunjukkan kemampuannya di panggung terbesar. Kane memimpin lini serang Inggris dan menjadi kapten tim.

Dia mencetak dua gol dalam kemenangan atas Tunisia sebelum mengantongi hattrick dalam pertandingan berikutnya dan merupakan tokoh kunci untuk tim muda Inggris.

Romelu Lukaku dari Belgia juga menikmati penampilannya di Piala Dunia untuk menjawab kritik yang ditujukan padanya setelah tampil mengecewakan di Brasil empat tahun lalu.

Pemain 25 tahun itu mencetak dua gol dalam pertandingan berturut-turut di Grup G, pemain pertama dari negara mana pun yang melakukan itu di Piala Dunia sejak Diego Maradona pada 1986. Dia adalah pemegang rekor pencetak gol Belgia dengan 40 gol dalam 71 penampilan. ben/AFP/S-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Pasar Tengah Buruk, Pemprov Tunda IPO

19 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Pasar Tengah Buruk, Pemprov...

Jaga Persatuan dan Kerukunan lewat Keberagaman

23 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jaga Persatuan dan Kerukuna...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...
Luar Negeri
IMF Khawatirkan Fragmentasi...
Nasional
Perkembangan AI Terlalu Cep...
Megapolitan
Aparat Perketat Gerakan Pel...
Luar Negeri
Menlu RI Ungkap Reformasi P...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.