Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kukus atau Rebus, Kuliner Sehat yang Enak Dinikmati

📅 Senin, 20 Nov 2017, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kukus atau Rebus, Kuliner Sehat yang Enak Dinikmati Doc: istimewa

Mengolah makanan dengan cara dikukus atau direbus, konon jauh lebih sehat. Meski tidak sepopuler dengan teknik memasak seperti menggoreng, menumis atau memanggang, tetapi mengukus atau merebus juga bisa menghasilkan masakan yang lezat dan sehat.

Banyak masakan atau kudapan yang dihasilkan dengan cara mengukus atau merebus ini. Untuk menu utama, Anda bisa menikmati aneka pepesan baik pepes ayam atau ikan, garang asem, atau pindang. Sebagai kudapan, ada bolu kukus, kue putu, atau sweet casava (singkong Thailand), sangat enak untuk dinikmati sebagai teman teh atau kopi hangat.

Kurang populernya proses masak merebus, mengukus atau mengetim, karena biasanya hasil makanan yang diolah terkesan hambar. Kondisi ini yang kurang disukai penggemar kuliner. Tetapi bila memasaknya dengan benar, akan menghasilkan masakan yang lezat serta sehat.

Memasak dengan teknik merebus, mengukus atau mengetim ini dapat membantu mencegah kelebihan kolesterol atau lemak jenuh dalam tubuh. Kemudian, masakan akan matang merata tanpa harus kehilangan banyak kandungan nutrisinya. Selain itu juga dapat mempertahankan tekstur dan cita rasa makanan.

Teknik merebus adalah mematangkan bahan makanan dengan memasukkan bahan tersebut ke dalam air mendidih. Mengukus adalah mematangkan makanan dengan uap dari air rebusan. Sedangkan mengetim, adalah memasak wadah berisi bahan makanan yang direndam dalam air mendidih. Boleh dibilang ini teknik memasak yang paling jarang kita lakukan.

Teknik mengukus atau mengetim, membutuhkan waktu yang cukup lama. Paling sedikit membutuhkan waktu 15-20 menit. Untuk menghasilkan rasa yang sempurna, terkadang butuh waktu hingga 2 atau 3 jam dalam proses mengolahnya, semacam resep Gadon Daging.

Dengan teknik memasak yang membutuhkan kesabaran seperti ini, ditambah variasi bahan dan bumbu yang digunakan (seperti minyak wijen, jintan, salam koja, minyak zaitun, kecap ikan, saus tiram, atau saus inggris), bukan tak mungkin hasilnya adalah hidangan kukus, rebus, dan tim yang lezat.

Nutrisi Terjaga

Para pakar kesehatan sependapat bila memasak dengan cara merebus atau mengukus, dapat menjaga nutrisi dalam makanan yang diolahnya tersebut. Apalagi untuk mengolah sayuran. Menurut hasil penelitian terbaru yang menunjukkan bahwa mengukus sayuran dapat meningkatkan kandungan gizi sayuran.

Pemanasan secara berlebihan seperti digoreng atau menggunakan microwave dapat menurunkan kadar vitamin dan kandungan antioksidan pada sayur. Selain itu, merebus terlalu lama juga akan membuat beberapa senyawa vitamin ikut larut dalam air panas. Karena itu, mengukus sayuran adalah cara terbaik.

Mengolah sayuran dengan cara dikukus dapat meningkatkan kandungan polifenol karena proses pemanasannya tidak berlebih dan sayuran tidak terendam dengan air.

Begitu juga untuk mengolah ikan. Cara terbaik adalah dengan teknik mengetim. Banyak resto menyajikan jenis menu ikan tim ini sebagai andalannya. Seperti menu Tim Ikan Bawal/Kerapu, Nasi Tim Udang Jamur Kuping, atau Tim Ceker Ayam.

Kalau masakan serba kukus, pasti Anda mengenal menu pepes ikan, pepes ayam atau pepes tahu yang banyak ditemui di restoran atau rumah makan Sunda. Garang asem juga populer di restoran yang menyajikan kuliner Jawa. Nah, bagaimana tertarik untuk menikmati kuliner sehat ini? yun/E-6

ResepSimpel dan Enakdari Teknik Kukus

Untuk meminimalisir penggunaan minyak goreng, Anda bisa memakai teknik memasak dengan cara mengukus atau mengetim ini di rumah. Selain mudah dan simpel, rasa masakannya pun cukup lezat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Harga Cabai Rawit Rp52.750/Kg, Telur Ayam Rp22.650/Kg

53 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp52.750/...
Ekonomi
Menhub Tegaskan Pembenahan ...
Ekonomi
QRIS Makin Diminati! BI Sul...
Daerah
NTT Kembali Diguncang Gempa...

Muara Enim Coba Atur Hasil Audit BPK

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Muara Enim Coba Atur Hasil ...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Andrea Bocelli Siap Gelar Konser "Romanza 30th Anniversary World Tour" di Indonesia

Andrea Bocelli Siap Gelar Konser "Romanza 30th Anniversary World Tour" di Indonesia

20 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.