1.300 Personel Gabungan Jaga Laga Indonesia Vs Saint Kitts and Nevis, Suporter Bawa 'Flare' Akan Ditindak
📅 Jumat, 27 Mar 2026, 15:30 WIB | Oleh: OpikJAKARTA - Polres Metro Jakarta Pusat mengerahkan sebanyak 1.300 personel gabungan untuk mengamankan jalannya pertandingan sepakbola Internasional FIFA Series 2026 di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) antara Timnas Solomon vs Timnas Bulgaria, dan Timnas Indonesia vs Timnas Saint Kitts and Nevis.
"Kami akan menjaga keamanan para suporter yang menonton di GBK, agar semua pihak dapat menjaga keamanan dan ketertiban di lokasi pertandingan," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P Hutagalung di Jakarta, Jumat.
Ia menyatakan bahwa sebanyak 1.300 personel gabungan akan bertugas menjaga ketertiban di area sekitar stadion GBK untuk memastikan keamanan.
Menurut dia, personel pengamanan berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemprov DKI Jakarta, serta pihak terkait lainnya.
Mereka akan ditempatkan di beberapa titik di area GBK, mulai dari pintu masuk, lokasi pertandingan, hingga sekeliling kawasan Senayan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Reynold juga mengimbau para suporter untuk tidak membawa barang-barang terlarang seperti petasan, flare, senjata tajam, atau minuman beralkohol ke dalam stadion.
"Sebanyak 1.300 personel gabungan mengamankan pertandingan sepak bola Solomon vs Bulgaria dan Indonesia vs Saint Kitts and Nevis di GBK Jakarta yang akan digelar dua sesi, Kick-off pertama pkl. 15.30 WIB. dan Kick-off kedua pada pkl. 20.00 WIB," ujarnya.
Ia berharap para pendukung timnas yang hadir dapat menjaga suasana agar tetap kondusif.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di sisi lain, Reynold menginformasikan bahwa pengaturan arus lalu lintas akan dilakukan secara situasional di sekitar kawasan Senayan untuk mengantisipasi kemacetan. Ia juga mengimbau pengguna jalan untuk mencari rute alternatif dan menghindari daerah GBK saat pertandingan berlangsung.
Reynold menegaskan bahwa pihak keamanan akan bertindak tegas terhadap penonton yang membawa petasan, flare, atau kembang api. Namun, ia memastikan seluruh personel yang bertugas akan mengedepankan pendekatan humanis.
"Kepada seluruh Personel yang terlibat pengamanan tetap humanis, kita layani saudara-saudara kita yang akan menonton pertandingan sepak bola. Tidak ada yang membawa senjata api dalam pengamanan," katanya menambahkan. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!