109 Bencana Terjadi di Rentang 2 Bulan
📅 Rabu, 30 Mar 2022, 06:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/dokumentasi
LEBAK - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten mencatat 109 kejadian bencana alam selama Januari- Februari 2022 dengan kerugian 4, 4 miliar rupiah.
"Beruntung, bencana alam itu tidak ada korban jiwa meninggal dunia," kata Kepala Pelaksana Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Lebak Agus Reza Faisal di Lebak, Selasa (29/3).
Masyarakat Kabupaten Lebak yang terdampak bencana alam tersebut di sejumlah kecamatan akibat cuaca buruk sepanjang Januari-Februari 2022.
Bencana alam itu tercatat sebanyak 109 kejadian antara lain enam kejadian tanah longsor yang mengakibatkan 19 rumah rusak ringan.
Begitu juga 60 kejadian angin puting beliung menimbulkan sebanyak 37 rumah rusak berat, 38 rusak sedang dan 36 rusak ringan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selanjutnya, kata dia, sebanyak 13 kejadian kebakaran mengakibatkan 13 rumah hangus juga 30 kejadian pergerakan tanah 15 rumah rusak berat, 343 rusak ringan dan 40 rusak sedang. "Diperkirakan kerugian material akibat bencana alam sebesar 4, 4 miliar rupiah," kata Agus.
Ia mengimbau masyarakat Kabupaten Lebak hingga kini tetap harus waspada bencana alam, karena cuaca buruk masih berpeluang yang ditandai hujan lebat disertai angin kencang dan petir.
Selama ini, wilayah Kabupaten Lebak merupakan daerah langganan bencana alam, karena topografinya perbukitan, pegunungan, daerah aliran sungai dan pesisir laut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Potensi bencana alam itu di antaranya banjir, longsor, tanah bergerak, puting beliung, dan kebakaran. "Kami minta warga agar waspada untuk mengurangi risiko kebencanaan agar tidak menimbulkan korban jiwa," jelasnya.
Dana Tunggu Hunian
Sementara itu, dana tunggu hunian (DTH) untuk warga korban tanah bergerak di Curugpanjang, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Selasa, akan cair.
"Pencairan DTH itu diharapkan Selasa (29/3)," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Lebak Febby Rizki Pratama di Lebak, Senin kemarin.
Warga korban tanah bergerak di Curugpanjang Kabupaten Lebak yang menerima DTH itu sebanyak 46 kepala keluarga (KK) .
Semestinya, mereka sudah menerima DTH pada Jumat (25/3), namun terkendala sistem keuangan. "Pencairan DTH itu melalui rekening Bank BJB Rangkasbitung," jelasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!