Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

1.321 Mahasiswa Universitas Pattimura KKN untuk Pengembangan Desa di Maluku

📅 Selasa, 09 Apr 2024, 00:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
1.321 Mahasiswa Universitas Pattimura KKN untuk Pengembangan Desa di Maluku Doc: Antara/HO-Unpatti
Ket. Pembekalan mahasiswa KKN Unpatti sebelum dikirim ke desa-desa.

Ambon - Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, Maluku mengirimkan sebanyak 1.321 mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) untuk membantu pemerintah dalam mengembangkan desa-desa yang menjadi lokasi KKN tersebut.

"KKN Unpatti angkatan 50 gelombang II tahun 2023/2024 dilaksanakan dengan skema KKN reguler, KKN tematik, KKN kelompok, KKN tematik individu dan KKN profesi," kata Ketua Tim KKN Unpatti S. P. Ritiauw dalam keterangan yang diterima di Ambon, Senin.

Ritiauw menjelaskan bahwa untuk KKN reguler, mahasiswa KKN tersebut tersebar pada 90 lokasi di 11 kabupaten/kota di Maluku.

Kemudian, untuk KKN tematik diikuti oleh mahasiswa Fakultas Teknik tersebar di sembilan lokasi, selanjutnya KKN tematik individu tersebar di 237 lokasi di seluruh Indonesia.

"Untuk KKN profesi diikuti oleh mahasiswa Fakultas Matematikadan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) yang tersebar pada 31 lokasi," katanya.

Sementara itu, Rektor Unpatti, Prof Freddy Leiwakabessy mengatakan dengan program membangun desa melalui KKN, Unpatti bertekad bergerak serentak mewujudkan literasi dan numerasi yang unggul pada desa-desa di Maluku.

Sebab, kata dia,Unpattimemiliki pusat studi desa yang dalam pengelolaannya harus memiliki data terkait potensi desa yang menjadi lokasi yang dikelola atau dikaji.

"Oleh sebab itu, mahasiswa KKN dituntut untuk bisa melakukan digitalisasi pendataan di desa-desa yang menjadi lokasi KKN-nya," katanya.

Rektor Freddy melanjutkan KKNmerupakan cara sosialisasi yang nyata untuk menunjukkan bahwa mahasiswa Unpatti mampu bekerja cerdas, kreatif, inovatif dan terampil untuk mengelola potensi desa yang ada.

"Kemampuan mahasiswa KKN dalam bersosialisasi maupun mengimplementasikan ilmu di tengah-tengah masyarakat menjadi tindakan nyata dalam mensosialisasikan keunggulan Unpatti kepada masyarakat," tuturnya.

Diharapkan melalui program-program mahasiswa KKN tersebut, desa-desa di Maluku dapat terbantu dan bergerak menuju desa yang terdigitalisasi pendataannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.