Zverev Merasa Hampa Usai Tersingkir di Babak Pertama Wimbledon
📅 Rabu, 02 Jul 2025, 07:58 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: istimewa
LONDON - Alexander Zverev merasa hampa setelah mengalami kekalahan mengejutkan di babak pertama Wimbledon, Selasa (1/7) waktu setempat atau Rabu (2/7) WIB, yang merupakan kekalahan Grand Slam paling awal bagi petenis Jerman itu sejak 2019, yang juga di All England Club.
Unggulan ketiga itu dikalahkan oleh petenis Prancis Arthur Rinderknech, melanjutkan tren di Wimbledon tahun ini di mana petenis unggulan kalah lebih awal.
"Saya tidak pernah merasa sekosong ini sebelumnya. Hanya kurang kegembiraan, hanya kurang kegembiraan dalam segala hal yang saya lakukan," kata Zverev dalam konferensi pers pascapertandingan, dikutip dari ATP.
“Ini bukan semata-mata tentang tenis. Hanya kurang kegembiraan di luar tenis juga."
Zverev tidak menemukan cara untuk mematahkan servis keras Rinderknech, terlihat dari catatan ATP yang menunjukkan 0/9 break point.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kekalahan Zverev seusai pertarungan empat jam 40 menit -- yang dimenangi oleh Rinderknech 7-6(3), 6-7(8), 6-3, 6-7(5), 6-4 -- membuat petenis Jerman itu merenungkan gambaran yang lebih besar.
Enam bulan lalu Zverev melaju ke pertandingan babak akhir Australian Open, yang menandai final ketiganya. Namun, ia kemudian mengalami masa-masa sulit, hanya memenangi enam dari 12 pertandingan berikutnya.
Setelah memenangi ATP 500 di Munich dan mencapai perempat final Roma dan Roland Garros, tampaknya Zverev menemukan kembali performanya. Ia beralih ke lapangan rumput dengan mencapai final di Stuttgart dan semifinal di Halle.
Sebaiknya Anda baca juga:
Performa Zverev yang tidak konsisten sejak saat itu membuatnya mencari jawaban yang mungkin ada di luar lapangan. "Saya tidak berpikir tenis adalah masalah bagi saya saat ini," ujar Zverev.
"Ada hal lain yang harus saya temukan dalam diri saya saat ini. Namun, ada sesuatu dalam diri saya yang harus berubah, yang tidak harus terjadi di lapangan tenis."
Ketika ditanya apakah ia mungkin mempertimbangkan untuk bekerja dengan pelatih mental, Zverev berbicara terus terang, dengan mengatakan, "Mungkin untuk pertama kalinya dalam hidup saya, saya mungkin membutuhkannya."
"Lucunya, saya terkadang merasa sangat kesepian di luar sana. Saya berjuang secara mental," ujar Zverev.
"Saya tidak tahu. Sulit bagi saya untuk menemukan kegembiraan di luar lapangan tenis saat ini."
"Itu bukan alasan atau apa pun. Saya pikir Arthur pantas menang hari ini. Itu adalah sesuatu yang saya rasakan selama beberapa bulan terakhir. Sekali lagi, saya merasa sangat, sangat kesepian dan sangat kesepian. Saya tidak tahu. Tidak pernah merasa seperti itu sebelumnya," ujar petenis berusia 28 tahun itu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!