Yogyakarta Tuan Rumah Jaringan Kota Pusaka Indonesia 2025, Libatkan 58 Kabupaten/Kota
📅 Minggu, 03 Agu 2025, 18:30 WIB | Oleh: Eko S
Doc: Dok. Disbud Kota Yogya
YOGYAKARTA — Daerah Istimewa Yogyakarta akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) 2025 yang dijadwalkan berlangsung pada 5–9 Agustus 2025 mendatang. Kota Yogyakarta akan menerima kehadiran 58 delegasi dari kabupaten dan kota seluruh Indonesia dalam perhelatan tahunan ini.
Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, usai melakukan audiensi dengan Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, di Gedhong Pareanom, Kompleks Kepatihan, Jumat (1/8). Dalam kesempatan itu, Hasto menyampaikan permohonan arahan dari Sri Paduka untuk mendukung kelancaran pelaksanaan JKPI.
“Kami mohon arahan dari Sri Paduka agar semuanya berjalan dengan baik, karena kita tentu akan melibatkan lingkungan fisik, sosial, dan masyarakat secara langsung,” ujar Hasto.
Menanggapi hal tersebut, Sri Paduka menekankan pentingnya pemanfaatan kemajuan teknologi informasi untuk membangun partisipasi publik dan memperluas jangkauan informasi terkait acara. “Terkait venue event yang sekelilingnya banyak aktivitas masyarakat, hal itu harus ada sounding kepada mereka. Maka dari itu, mari bersama menggunakan kemajuan teknologi, khususnya dalam media digital,” tuturnya.
Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Yetti Martanti, menjelaskan bahwa JKPI 2025 akan memadukan unsur budaya, UMKM, dan hiburan rakyat. Di antaranya terdapat pasar malam Indonesia, pertunjukan seni jalanan (Indonesia Street Perform), pameran produk unggulan daerah, dan pentas budaya.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Jadi nanti berbagai delegasi akan menampilkan produk-produk unggulannya dan juga ada pentas budaya, selain itu juga akan menari bersama,” kata Yetti.
Kegiatan karnaval yang melintasi kawasan Malioboro pada malam 6 Agustus juga menjadi salah satu agenda utama. Sementara Taman Budaya Embung Giwangan akan menjadi lokasi utama pertunjukan seni dan budaya dari berbagai daerah.
“Selama tanggal 5–9 Agustus, akan ada pameran UMKM dan produk-produk unggulan masing-masing delegasi, serta pentas budaya di Embung Giwangan,” pungkas Yetti.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!