Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Yayasan AIDS Elton John Dilarang di Russia

📅 Jumat, 04 Apr 2025, 14:25 WIB | Oleh:
Yayasan AIDS Elton John Dilarang di Russia Doc: The Moskow Times
Ket. Penyanyi legendaris asal Inggris, Elton John.

MOSKOW - Russia pada hari Kamis (3/4) menyatakan Yayasan AIDS Elton John (EJAF) sebagai organisasi yang "tidak diinginkan", dan melarang kelompok perawatan dan pencegahan HIV itu beroperasi di negara tersebut.

Didirikan oleh legenda pop Inggris Elton John pada tahun 1992, EJAF mendanai program pengobatan HIV di berbagai negara. Lembaga ini juga mengadvokasi komunitas LGBTQ, yang telah menghadapi penganiayaan selama bertahun-tahun di Russia.

Dalam sebuah pernyataan, jaksa agung Russia menuduh Elton John melakukan "propaganda anti-Russia" dan menuduh EJAF mencoba "mendiskreditkan nilai-nilai tradisional dan meningkatkan ketegangan sosial".

Dikatakan, organisasi itu "menyamar sebagai proyek kemanusiaan" dan bekerja sama erat dengan "lembaga-lembaga internasional yang mempromosikan gagasan blokade ekonomi terhadap negara kita".

Pihak berwenang Russia menganggap hubungan apa pun yang bukan heteroseksual sebagai "non-tradisional" dan telah mengkriminalisasi apa yang disebutnya "propaganda LGBT" di kalangan orang dewasa.

Dinyatakan sebagai "tidak diinginkan" secara efektif artinya kelompok tersebut dilarang beroperasi di Russia dan siapa pun yang bekerja untuk atau berkolaborasi dengan mereka dapat dituntut.

EJAF tidak segera menanggapi permintaan komentar.

HIV/AIDS dianggap sebagai epidemi di Russia, lebih dari satu juta orang di negara itu hidup dengan kondisi tersebut, banyak di antaranya berada di penjara.

Akses terhadap pengobatan buruk, terutama di daerah pedesaan, dan pihak berwenang belum berbuat banyak untuk melawan stigma yang terkait dengan virus tersebut.

Sejak melancarkan serangan di Ukraina pada tahun 2022, Moskow telah melancarkan tindakan keras yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap perbedaan pendapat yang oleh kelompok hak asasi manusia disamakan dengan penindasan massal era Soviet. 

Di antara organisasi lain yang dicap "tidak diinginkan" di Russia adalah World Wildlife Fund, Greenpeace, Transparency International dan Radio Free Europe/Radio Liberty.

Elton John sangat populer di Russia dan telah tampil di sana puluhan kali, termasuk delapan pertunjukan di Uni Soviet pada tahun 1979, sesuatu yang langka pada saat itu bagi seorang penyanyi pop Barat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

28 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.