Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wow Mantap! Terinspirasi Mata Serangga, Ilmuwan Kembangkan Sistem Penglihatan Bionik

📅 Selasa, 27 Mei 2025, 01:12 WIB | Oleh:
Wow Mantap! Terinspirasi Mata Serangga, Ilmuwan Kembangkan Sistem Penglihatan Bionik Doc: Foto: Istimewa
Ket. Susunan mata serangga yang beraneka segi.

BAIJING - Para peneliti baru-baru ini membuat sebuah terobosan besar pada bidang penglihatan bionik, yang membuka jalan baru bagi observasi mikroskopik dan pengembangan instrumen canggih.

Penelitian yang merupakan hasil kolaborasi antara Universitas Shanghai untuk Bidang Sains dan Teknologi dan Universitas Duke di Amerika Serikat (AS) itu diterbitkan dalam jurnal Science Advances pada Kamis (22/5). Terinspirasi dari mata majemuk serangga, para ilmuwan sebelumnya telah mengembangkan berbagai sistem pencitraan menggunakan susunan mikrolensa dan sensor, untuk mencapai aplikasi awal.

Namun, sistem mata majemuk bionik tradisional sudah lama menghadapi keterbatasan akibat struktur tiga dimensi (3D) yang kompleks dan resolusi spasial yang terbatas sehingga menghasilkan pencitraan yang buram.

"Kami bertekad untuk membuat sistem penglihatan bionik tidak hanya dapat 'melihat' dunia, tetapi juga 'melihat dengan jelas' dan 'memahaminya,'" ujar profesor di Universitas Shanghai untuk Bidang Sains dan Teknologi sekaligus pemimpin tim penelitian itu Zhang Dawei.

Terobosan inovatif itu berasal dari studi bionik mendalam mengenai karakteristik struktural dan mekanisme pemrosesan informasi dari mata majemuk artropoda.

Serangga mengandalkan ratusan atau ribuan unit visual kecil yang bekerja bersama untuk secara instan merespons lingkungan yang kompleks. Meniru hal itu, tim peneliti mengembangkan sistem penglihatan bionik ringkas berukuran 0,8 sentimeter kubik yang mampu menghasilkan pencitraan beresolusi tinggi setingkat megapiksel, berwarna, dan dengan bidang ultralebar (165 derajat ×360 derajat).

Dengan metode deep learning, tim itu membangun model pemrosesan visual multilevel yang melakukan tugas-tugas seperti rekonstruksi gambar panorama definisi tinggi, pemosisian multitarget bidang lebar, pengenalan objek, pelacakan multitarget, dan pelacakan 3D.

Kemajuan itu memungkinkan penglihatan bionik untuk benar-benar "melihat dengan jelas dan memahami," sehingga dapat mengatasi keterbatasan tradisional.

Akademisi di Akademi Teknik China (Chinese Academy of Engineering) Zhuang Songlin mengatakan bahwa penelitian itu menjadi contoh inovasi interdisipliner dengan menggabungkan ilmu bionik dengan artificial intelligence (AI/kecerdasan buatan).

Tim tersebut kini tengah menyempurnakan struktur mata majemuk bionik itu, dengan fokus pada aplikasi pada platform mikro nirawak, instrumen inspeksi endoskopi, dan peralatan canggih lainnya.

Pencapaian ini tidak hanya memajukan instrumen ilmiah berbasis AI, tetapi, juga mendukung kemajuan dalam diagnosis medis, pemantauan lingkungan, dan keamanan cerdas, yang menunjukkan potensi besar dari penelitian fundamental hingga aplikasi industri. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.