Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

WINGS Group Gandeng UNICEF Edukasi Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM)

📅 Rabu, 22 Apr 2026, 19:15 WIB | Oleh:
WINGS Group Gandeng UNICEF Edukasi Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM) Doc: Istimewa
Ket. WINGS Group melalui program WINGS for UNICEF bersama Hers Protex dan UNICEF resmi meluncurkan rangkaian edukasi Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM) bagi remaja putri di sekolah. Program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman kebersihan menstruasi serta akses air, sanitasi, dan kebersihan (WASH) di lingkungan pendidikan.

JAKARTA - WINGS Group melalui program WINGS for UNICEF bersama Hers Protex dan UNICEF resmi meluncurkan rangkaian edukasi Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM) bagi remaja putri di sekolah. Program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman kebersihan menstruasi serta akses air, sanitasi, dan kebersihan (WASH) di lingkungan pendidikan.

Program ini menyasar 20 Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Bandung Barat dan Makassar. Total sebanyak 2.000 siswi dan 2.000 orang tua ditargetkan terlibat dalam kampanye bertajuk Generasi Bersih Sehat.

Masalah menstruasi masih kerap dianggap sebagai topik sensitif di lingkungan sekolah. Minimnya edukasi membuat banyak remaja putri merasa cemas, terutama saat pertama kali mengalami menstruasi.

Kondisi ini diperparah dengan keterbatasan fasilitas sanitasi di sekolah. Data tahun 2022 menunjukkan rasio toilet masih belum memenuhi standar, dengan perbandingan 1:85 untuk laki-laki dan 1:74 untuk perempuan.

Marketing Manager Paper Product Category WINGS Group Indonesia, Stella Eidelina, mengatakan program ini bertujuan meningkatkan pemahaman remaja putri sejak dini. Ia menekankan pentingnya edukasi dalam mendukung kenyamanan dan kepercayaan diri saat menstruasi.

"Melalui kolaborasi WINGS for UNICEF bersama Hers Protex, kami ingin mendorong remaja putri memiliki pemahaman yang tepat mengenai manajemen kebersihan menstruasi sejak dini," ujar Stella Eidelina.

Ia menambahkan bahwa pemahaman yang baik akan membantu remaja tetap aktif belajar tanpa rasa khawatir. Edukasi ini juga mencakup pemilihan pembalut yang tepat sebagai bagian dari kebersihan menstruasi.

Spesialis WASH UNICEF Indonesia, Muhammad Zainal, menyoroti pentingnya dukungan lingkungan sekolah. Ia menyebut masih banyak remaja putri yang absen sekolah saat menstruasi.

"Data UNICEF menunjukkan bahwa 1 dari 7 anak perempuan di Indonesia memilih tidak masuk sekolah selama satu hari atau lebih saat menstruasi," ujar Muhammad Zainal.

Menurutnya, akses edukasi dan fasilitas sanitasi yang memadai menjadi faktor penting dalam mendukung proses belajar. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat praktik kebersihan menstruasi.

Dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dr. Dinda Derdameysia, menekankan pentingnya edukasi sejak dini. Ia menyebut pemahaman yang tepat dapat membantu remaja menjalani masa pubertas dengan lebih sehat.

"Edukasi kebersihan menstruasi sejak dini membantu remaja putri memahami perubahan tubuhnya dengan lebih percaya diri," ujar dr. Dinda Derdameysia.

Program ini akan dilaksanakan pada Mei hingga Juli 2026 melalui kegiatan sosialisasi di sekolah. Materi yang diberikan mencakup kesehatan menstruasi, kebersihan diri, serta pentingnya lingkungan sekolah yang suportif.

WINGS berharap program ini dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman bagi remaja putri. Upaya ini juga menjadi bagian dari kontribusi dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan pendidikan di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.