Waspada Stres Sebabkan Nyeri Punggung, Ini Cara Mengatasinya
📅 Selasa, 02 Mei 2023, 15:25 WIB | Oleh: Rivaldi Dani Rahmadi
Doc: Pixabay
Stres tentu mengganggu kenyamanan saat beraktivitas. Bahkan, stres diketahui dapat meinmbulkan masalah kesehatan, seperti peradangan, kejang otot hingga ketegangan pada punggung.
Sakit punggung adalah salah satu kondisi medis yang paling umum. Namun ternyata salah satu pemicu nyeri punggung juga dapat disebabkan atau diperburuk oleh stres, demikian laporan dari Healthline, Selasa.
Dilansir dari Healthline, bukti menunjukkan bahwa stres kronis dapat menyebabkan nyeri kronis dan sebaliknya. Sebagian orang mengalami nyeri punggung saat merasakan stres.
Sebuah studi tahun 2021 mengungkapkan, stres kronis pada akhirnya menyebabkan disfungsi kortisol serta masalah dengan masalah respons peradangan tubuh. Masalah kortisol dan peradangan menyebabkan stres oksidatif, kerusakan radikal bebas, cedera sel atau penuaan, dan degenerasi jaringan, yang semuanya dapat menyebabkan nyeri kronis.
Selain itu, penelitian juga menunjukkan bahwa stres memiliki dampak langsung pada pemrosesan rasa sakit. Secara keseluruhan, stres dapat dikaitkan dengan nyeri punggung dalam beberapa cara.
Sebaiknya Anda baca juga:
- Ketegangan otot
Stres dapat menyebabkan otot-otot di Punggung menegang. Kondisi tersebut dapat menyebabkan kekakuan dan nyeri.
- Sensitivitas terhadap nyeri meningkat
Tak hanya itu, stres juga dapat membuat tubuh lebih sensitif terhadap rasa sakit. Penelitian menunjukkan bahwa peristiwa kehidupan yang kritis dapat memicu perubahan pada sistem limbik dan neurotransmiter terkait, yang dapat mengubah mekanisme penghambatan rasa sakit.
- Peradangan
Stres kronis juga dapat menyebabkan peradangan di seluruh tubuh termasuk di punggung, yang dapat menyebaban rasa sakit.
Sebaiknya Anda baca juga:
- Postur tubuh yang buruk
Selain itu, saat Anda stres, pola pernapasan Anda berubah dan bahu Anda membungkuk. Sehingga hal ini dapat menyebabkan ketegangan termasuk ketegangan di punggung tengah dan atas Anda.
- Bekurangnya aliran darah
Terakhir, selama masa stres, pembuluh darah Anda juga mungkin menyempit sehingga mengurangi aliran darah ke otot punggung dan menyebabkan rasa sakit.
Durasi sakit punggung yang berhubungan dengan stres dapat bervariasi tergantung pada beberapa faktor. Dalam beberapa kasus, kondisi ini bisa hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari atau minggu. Namun, jika stres yang mendasarinya tidak diatasi, rasa sakit dapat bertahan atau memburuk seiring berjalannya waktu.
Dilansir dari Healthline, berikut cara untuk mengatasi nyeri punggung akibat stres.
Untuk mengatasi hal ini, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi nyeri punggung akibat stres. Misalnya dengan menggunakan pereda nyeri yang dijual bebas, melakukan terapi panas dengan menerapkannya ke area yang nyeri, melakukan pijat, atau juga bisa melakukan peregangan yang menargetkan punggung bagian bawah.
Kemudian, untuk mengatasi stres agar nyeri punggung tak kembali muncul, Anda bisa mulai berolahraga secara teratur. Sebab, olahraga membantu mencegah degenerasi sendi dan otot serta meningkatkan kesehatan mental.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!