Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Warga Marunda Dilatih Produksi Kuliner Tingkatkan Ekonomi Keluarga

📅 Selasa, 15 Okt 2024, 21:32 WIB | Oleh:
Warga Marunda Dilatih Produksi Kuliner Tingkatkan Ekonomi Keluarga Doc: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj
Ket. Arsip foto - Sejumlah siswa Sekolah Dasar bermain di kawasan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Marunda, Jakarta, beberapa waktu lalu.

JAKARTA - Puluhan warga di Rusunawa Marunda, Jakarta Utara, dilatih memproduksi aneka kuliner melalui Bimbingan Teknis Industri Kecil Menengah (IKM).

Pelatihan itu digelar oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta pada 14-17 Oktober 2024.

"Bimtek diikuti peserta sebanyak 25 IKM yang merupakan warga Rusunawa Marunda, Cilincing, Jakarta Utara,"kata Kepala Bidang Perindustrian Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Juanda Permana Jaya di Jakarta, Selasa.

Pada kegiatan tersebut diberikan materi dan praktik terbaik untuk membantu para warga rusun meningkatkan keterampilannya.

Ia mengatakan, 25 warga ini terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sekaligus merupakan anggota dari Jakarta Entrepreneur(Jakpreneur) yang dilibatkan melalui Program Pengentasan Kemiskinan Ekstrem.

Adapun materi yang diberikan, yakni praktik kuliner pembuatan "ubi bruulee", "chicken katsu", berbagai "smoothies", "dalgona", "long potato fries" dan beberapa menu viral yang layak jual.

Selain itu, peserta juga dibekali materi "food handling", "food waste", "food costing" dan "food hygiene".

Menurut dia, kuliner adalah bisnis yang menjadi tren dan paling banyak digeluti oleh wirausaha baru saat ini. "Bisnis kuliner tergolong bisnis yang mudah dilakukan karena menyajikan berbagai jenis makanan dan minuman," kata dia.

Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat pola konsumsi penduduk DKI Jakarta sebesar 37,82 persen adalah pembelian makanan dan 62,18 persen lainnya merupakan pengeluaran untuk kebutuhan lainnya.

"Hal ini dapat diartikan jumlah konsumsi makanan baik makanan jadi atau bahan makanan mentah lainnya sangat tinggi," kata dia.

Ia menilai pelatihan ini merupakan salah satu upaya dari Pemprov DKI Jakarta dalam pelaksanaan pengentasan kemiskinan ekstrem serta meningkatkan kesejahteraan warganya, khususnya untuk warga Rusunawa Marunda

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu wadah untuk memfasilitasi para warga rusunawa agar dapat memproduksi makanan yang berkualitas, higienis, bersih serta mengikuti perkembangan tren agar dapat meningkatkan perekonomian keluarga serta daerah.

Dia meminta para peserta agar serius mengikuti pelatihan dan memahami materi yang diberikan oleh narasumber sehingga diharapkan nantinya dapat melakukan produksi kuliner secara mandiri.

Materi dan praktik terbaik dalam bimbingan teknis (bimtek) ini untuk membantu warga rusun meningkatkan keterampilan dan kualitas produknya. "Maka dari itu peserta harus memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya," kata dia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.