Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Warga Jakut Dilatih Budi Daya Edamame Bangun Ketahanan Pangan

📅 Rabu, 22 Apr 2026, 17:47 WIB | Oleh:
Warga Jakut Dilatih Budi Daya Edamame Bangun Ketahanan Pangan Doc: ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Ket. Pekerja melakukan perawatan pada tanaman cabai di Green House Depo LRT Jakarta, Jalan Pegangsaan Dua, Jakarta Utara, Jumat (30/8). LRT Jakarta melalui program urban farming atau pertanian perkotaan telah menanam sekitar 5.000 tanaman dengan jenis cabai, tomat, terong, melon, caisim, kangkung, bayam, dan daun bawang di sekitar depo.

JAKARTA - Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Utara bersama Tim Penggerak (TP) PKK memberikan ratusan warga Jakarta Utara pelatihan budi daya edamame atau kedelai Jepang dan semangka palguna sebagai upaya membangun ketahanan pangan.

“Kegiatan ini bagian dari persiapan aksi tanam serentak yang dijadwalkan berlangsung pada 28 April 2026 di berbagai titik wilayah Jakarta Utara,” kata Ketua III Bidang Penguatan Ketahanan Keluarga TP PKK Jakarta Utara, Erna Wawan di Jakarta, Rabu (22/4).

Menurut Erna, pelatihan yang digelar secara daring itu diharapkan menjadi langkah konkret dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus menyukseskan Gerakan Menanam Jakarta Utara 2026.

Dirinya berharap para peserta dapat mengikuti pelatihan dengan baik sehingga mampu membudidayakan edamame dan semangka secara optimal.

“Targetnya mereka mampu menghasilkan nilai ekonomi yang dapat meningkatkan pendapatan keluarga," kata dia.

Erna menjelaskan edamame dan semangka Palguna dipilih karena memiliki nilai ekonomis tinggi serta manfaat kesehatan yang signifikan.

Edamame dikenal kaya protein nabati dan serat, sementara semangka Palguna F1 memiliki ketahanan terhadap cuaca panas serta baik untuk menjaga hidrasi tubuh.

"Kami harap para peserta dapat menyebarluaskan ilmu yang diperoleh kepada masyarakat luas guna memperkuat keberhasilan program ini," kata dia.

Sementara itu, Kepala Sudin KPKP Jakarta Utara, Novy Christine Palit mengatakan pelatihan yang digelar Rabu ini diikuti sekitar 150 peserta yang terdiri dari unsur kecamatan, kelurahan, pengelola RPTRA, hingga komunitas urban farming se-Jakarta Utara.

Novy menekankan pentingnya pendampingan teknis secara berkelanjutan agar hasil panen yang diperkirakan berlangsung tiga bulan setelah tanam dapat optimal dan menjadi percontohan bagi wilayah lain di DKI Jakarta.

Ia juga menyoroti pentingnya pemanfaatan lahan terbatas di perkotaan melalui metode budi daya dalam pot atau polybag.

"Jangan ragu untuk memulai. Bertani tetap bisa dilakukan meski di lahan sempit, asalkan perawatan seperti penyiraman dilakukan secara rutin dan tepat," kata dia.

Setelah melakukan pelatihan, seluruh peserta akan melakukan penanaman serentak di 143 titik diantaranya di Walkot Farm serta enam kantor kecamatan.

Penanaman seretak juga bakal dilakukan di 31 Taman Hati PKK di tingkat kelurahan, 75 Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), serta 30 lokasi milik penggiat urban farming.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

50 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.