Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wapres: Revitalisasi Pendidikan Vokasi Dapat Tingkatkan Produktivitas dan Daya Saing

📅 Jumat, 27 Okt 2023, 20:30 WIB | Oleh:
Wapres: Revitalisasi Pendidikan Vokasi Dapat Tingkatkan Produktivitas dan Daya Saing Doc: istimewa
Ket. Wakil Presiden (Wapres), Ma’ruf Amin dan Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah dalam Festival Pelatihan Vokasi, di Jakarta, Jumat (27/10).

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres), Ma'ruf Amin, mengatakan, revitalisasi pendidikan vokasi dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Untuk itu, perlu akselerasi revitalisasi pendidikan vokasi seperti akses pelatihan keterampilan, infrastruktur, dan penguatan sinergi pelatihan vokasi dan industri.

"Akselerasi revitalisasi perlu terus disinergikan, sehingga tidak hanya fokus pada peningkatan akses dan mutu. Percepatan revitalisasi juga harus membenahi penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan vokasi, sehingga terus relevan dengan kebutuhan pasar kerja," ujar Ma'ruf, saat membuka Festival Pelatihan Vokasi, di Jakarta, Jumat (27/10).

Dia berharap, revitalisasi dalam pelatihan vokasi dapat memiliki manfaat yang besar bagi masyarakat. Dia meminta agar kebijakan untuk mendorong pencarian kerja dengan cepat dapat diprioritaskan, serta pentingnya penguatan dan transformasi bagi keterampilan tenaga kerja.

"Prioritaskan kebijakan untuk mendorong fasilitasi pencarian kerja secara cepat, sehingga dapat mempertemukan kompetensi para pencari kerja yang sesuai dengan kebutuhan dari pemberi kerja," jelasnya.

Wapres menekankan pentingnya pelatihan kepada para pekerja untuk dapat terus mengikuti perkembangan teknologi dan dinamika di lapangan. Dengan demikian, kemampuan yang dimiliki para pekerja ini dapat terus terasah.

Dia mengingatkan, agar akselerasi pelatihan vokasi dapat dipastikan terselenggara secara konsisten. Tidak hanya untuk mempersiapkan mereka terserap di pasar kerja, tapi juga mendorong para pekerja memiliki kemampuan dalam berwirausaha.

"Pastikan adanya akselerasi pelatihan vokasi secara konsisten, guna menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten, tidak hanya untuk diserap oleh pasar kerja, tetapi juga untuk mendorong lahirnya wirausaha," katanya.

Wapres juga mengingatkan pentingnya inovasi dan kreasi dalam penyelenggaraan pelatihan vokasi. Hal tersebut penting agar dapat menjangkau segala kalangan, serta sesuai dengan kebutuhan industri.

"Optimalkan berbagai terobosan pelatihan vokasi dengan mempertimbangkan keunggulannya, seperti durasi waktu lebih singkat, sesuai dengan kebutuhan industri dan inklusif menjangkau semua kalangan," tandasnya.

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, mengatakan, tenaga kerja terampil menjadi kunci penggerak dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yan berkualitas. Menurutnya, peningkatan pengetahuan dan keterampilan calon tenaga kerja harus bisa menyesuaikan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

"Tenaga kerja terampil dengan produktivitas tinggi adalah salah satu kunci penggerak sektor industri potensial untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

31 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.