Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wamenkes: Lingkungan Bersih jadi Kunci Atasi Kasus Bayi Cacingan

📅 Rabu, 17 Sep 2025, 15:35 WIB | Oleh:
Wamenkes: Lingkungan Bersih jadi Kunci Atasi Kasus Bayi Cacingan Doc: ANTARA/Asprilla Dwi Adha
Ket. Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono.

Jakarta -- Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono menyebut lingkungan higienis yang menjadi kunci untuk mengatasi dan mencegah kasus bayi cacingan.

Wamenkes Dante menyampaikan hal tersebut saat ditemui di Gedung Kemenkes, Jakarta, Rabu, menanggapi kasus cacing yang keluar dari mulut dan hidung balita berusia 1 tahun 8 bulan di Seluma, Bengkulu.

"Yang penting adalah higienis, harus terus kita sosialisasikan kepada masyarakat. Jadi masalah hygiene ini akan menjadi masalah penting dan masalah gizi juga akan menjadi penting," kata Wamenkes.

Wamenkes Dante menjelaskan kejadian cacingan tersebut tidak secara spesifik langsung terjadi, tetapi bisa dari kebiasaan tidak sehat yang selama ini terjadi di lingkungan sang balita.

"Jadi kalau kita menciptakan lingkungan yang higienis dan melibatkan promosi dan preventif kepada masyarakat, mudah-mudahan bisa lebih baik lagi dan tidak terulang di masa yang akan datang," tutur Wamenkes.

Sebelumnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu menyatakan kondisi kesehatan bayi yang mengalami keluar cacing dari mulut dan hidungnya kini sudah membaik usai mendapat penanganan medis.

"Kondisi bayi sekarang sudah ditangani oleh ahlinya, Alhamdulillah sudah terjadi perubahan. Laporan terakhir ini kondisinya sudah mulai membaik," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu Edriwan Mansyur, di Bengkulu, Selasa (16/9).

Edriwan menyatakan Dinkes Provinsi Bengkulu bersama Dinkes Kabupaten Seluma telah merujuk balita tersebut ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M Yunus Provinsi Bengkulu guna memberikan penanganan medis yang optimal.

"Dirujuk ke Rumah Sakit M Yunus dan sudah ditangani oleh dokter spesialis bedah anak. Kemudian kami berkoordinasi kembali dengan Kabupaten Seluma agar di daerah asal sang bayi dilakukan tindakan-tindakan preventif," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.