Waduk Cibeet-Cijurey Dinilai Bermanfaat di Banyak Sektor, Tak hanya untuk Atasi Banjir
📅 Selasa, 16 Sep 2025, 07:00 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
BOGOR - Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara menilai pembangunan Waduk Cibeet dan Cijurey tidak hanya penting sebagai solusi penanganan banjir, tetapi juga berpotensi memberikan manfaat besar bagi masyarakat di berbagai sektor.
Menurut Sastra, kehadiran bendungan tersebut akan berdampak langsung terhadap ketahanan air, ketersediaan irigasi untuk pertanian, hingga membuka peluang ekonomi baru bagi warga sekitar.
“Bendungan Cibeet-Cijurey tidak hanya menyelesaikan masalah banjir yang sering dikeluhkan masyarakat, tapi juga akan membuka banyak manfaat lain, seperti mendukung pertanian, meningkatkan pasokan air bersih, bahkan berpotensi menjadi kawasan wisata baru,” ujar Sastra Winara di Bogor, kemarin.
Ia menyampaikan, DPRD Kabupaten Bogor memberikan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah daerah yang terus mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan kendala pembangunan.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Bogor, masyarakat, serta aparat TNI-Polri, proyek strategis nasional tersebut diyakini bisa berjalan sesuai dengan target.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sastra juga mengajak masyarakat untuk turut mendukung pembangunan Bendungan Cibeet maupun Bendungan Cijurey yang sama-sama tengah digarap di wilayah Kabupaten Bogor.
“Manfaat bendungan ini akan dirasakan lintas sektor. Karena itu, mari kita dukung bersama agar pembangunan bisa segera rampung,” kata dia menegaskan.
Waduk Cibeet akan dibangun di atas lahan 1.700,26 hektare yang meliputi delapan desa di dua kecamatan, yakni Tanjungsari dan Cariu. Infrastruktur ini dirancang mampu mereduksi banjir hingga 66 persen di wilayah Karawang dan Bekasi, sekaligus meningkatkan layanan irigasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, pembangunan Waduk Cijurey disebut sebagai aspirasi langsung dari warga Kabupaten Bogor. Waduk tersebut diharapkan mampu mengairi lahan pertanian yang kerap mengalami kekeringan saat musim kemarau.
Selain untuk irigasi, Waduk Cijurey juga diproyeksikan mereduksi banjir hingga 59,33 persen. Desainnya lebih kecil dibanding Cibeet, dengan luas 203,9 hektare mencakup empat desa di tiga kecamatan, yakni Sukamakmur, Cariu, dan Tanjungsari.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!