Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dukung Ketahanan Pangan, Bulog Siap Serap Jagung Petani Sumbar

📅 Rabu, 16 Apr 2025, 11:32 WIB | Oleh:
Dukung Ketahanan Pangan, Bulog Siap Serap Jagung Petani Sumbar Doc: Antara Foto
Ket. Bulog memang belum menyerap jagung di Sumbar karena kita masih melihat potensinya," kata Pemimpin Perum Bulog Wilayah Sumbar Darma Wijaya

Perum Bulog Wilayah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) membuka peluang menyerap komoditas jagung petani di Ranah Minang demi mendukung ketahanan pangan sesuai arahan Badan Pangan Nasional

"Saat ini Bulog memang belum menyerap jagung di Sumbar karena kita masih melihat potensinya," kata Pemimpin Perum Bulog Wilayah Sumbar Darma Wijaya di Padang, Rabu.

Eks Wakil Pemimpin Perum Bulog Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut mengatakan, jika sudah mendapatkan wilayah mana saja yang berpotensi menghasilkan jagung, maka akan berkoordinasi dengan petani untuk melakukan serapan sesuai arahan Badan Pangan Nasional.

Berdasarkan ketentuan, Bulog akan membeli jagung petani dengan harga Rp5.500 per kilogram. Pembelian langsung kepada petani diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama petani di Ranah Minang.

"Ketetapan harga pembelian tertinggi ini dibuat pemerintah dengan tujuan menyejahterakan sekaligus melindungi para petani," kata dia.

Berdasarkan arahan pusat Bulog Sumbar mendapat target serapan jagung sebesar 40 ribu ton. Mengingat cukup tingginya target yang diberikan, Bulog setempat gencar memetakan daerah mana saja yang masuk kategori sentra jagung.

"Yang pasti serapan konsumsi jagung di Sumbar ini tinggi terutama di Kota Payakumbuh karena di sana itu pusatnya peternakan," ujarnya.

Artinya, selama ini jagung-jagung di sejumlah kabupaten dan kota banyak dijual ke Kota Payakumbuh sebagai bahan utama pembuatan pakan ternak seperti pelet. Tidak hanya itu, sebagian petani memilih menjual jagung mereka ke provinsi tetangga dengan pertimbangan margin harga yang lebih besar.

"Jadi, beberapa petani jagung itu sudah bermitra dengan produsen pakan ternak sehingga hasil pertanian mereka dipastikan dijual ke pihak lain," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...

BPBD Imbau Warga Kota Tangerang Tak Bakar Sampah

41 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
BPBD Imbau Warga Kota Tange...
Luar Negeri
Zelenskyy Ingin Temui PM Je...

Kemenkes Siagakan Ribuan Nakes Imbas Karhutla

53 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenkes Siagakan Ribuan Na...
Luar Negeri
CEO Nvidia: Ada Peluang AI ...
Advertisement
Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Wahid Bungkam soal Alasannya

Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Wahid Bungkam soal Alasannya

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.