Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Usai Juara di India, Aldila Sutjiadi Liburan Dulu, Lanjut Fokus ke SEA Games

📅 Selasa, 04 Nov 2025, 04:50 WIB | Oleh:
Usai Juara di India, Aldila Sutjiadi Liburan Dulu, Lanjut Fokus ke SEA Games Doc: ist
Ket. aldila dan janice juara

JAKARTA – Usai menjuarai Chennai Open di India, petenis Aldila Sutjiadi, akan berlibur dulu. Setelah itu, dia akan fokus persiapan SEA Games. Aldila menutup musim dengan menjuarai Chennai Open di India Minggu (2/11) malam. Nantinya setelah liburan, Aldila akan kembali ke lapangan untuk persiapan menghadapi SEA Games 2025 Thailand, dan melakukan latihan untuk tur WTA musim 2026.

"Ini turnamen terakhir tahun ini. Setelah ini liburan. Habis itu pre-season dan latihan lagi untuk SEA Games dan tur tahun depan," kata Aldila, Senin. Aldila bersama petenis Indonesia lainnya, Janice Tjen, turun dalam nomor ganda turnamen WTA 250 itu.

Pada babak final, pasangan unggulan kedua itu mengalahkan unggulan pertama Storm Hunter/Monica Niculescu 7-5, 6-4. Dalam perjalanan menjuarai turnamen ini, Janice/Aldila mengalahkan sesama petenis Indonesia, Priska Nugroho, yang berpasangan dengan Sofya Lansere pada babak pertama dengan rubber set. Janice/Aldila melangkah mulus ke semifinal dengan kemenangan straight set atas pasangan tuan rumah. 

Namun, mereka mendapatkan perlawanan keras dari pasangan India lainnya pada semifinal sehingga menyelesaikan pertandingan dengan rubber set. Juara di Chennai juga gelar WTA 250 pertama tahun ini bagi Aldila. Pada awal Oktober mereka juara di Suzhou, namun tidak masuk hitungan WTA karenak ajang level 125 WTA serupa dengan Challenger.

Aldila juga menyabet predikat runner up dalam WTA 500 Guadalajara di Meksiko pada pertengahan September ketika berpasangan petenis tuan rumah Giuliana Olmos. "Yang pastinya aku sangat senang bisa mendapatkan gelar WTA 250 pertama tahun ini, dan pastinya ini sangat berharga juga karena memang tahun ini performance aku tidak sebagus tahun-tahun sebelumnya," ujar Aldila.

Dan, pasti juga senang mendapatkan gelar ini bersama Janice, sesama pemain Indonesia. Aldila mengalami gangguan telinga tuli mendadak akhir tahun lalu yang membuatnya harus menjalani perawatan, dan absen pada turnamen awal musim, termasuk Australian Open. Sebelum itu, Aldila mengakhiri musim 2024 lebih cepat karena cedera di area pergelangan tangan.

Banyak Pujian untuk Janice

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir dan Presiden Federasi Tenis Asia Yuriy Polskiy menyebut gelar juara tunggal WTA perdana petenis Indonesia Janice Tjen pada Chennai Open sebuah momen bersejarah. Kemenangan Janice pada ajang WTA 250 tersebut mengakhiri puasa gelar tunggal putri Indonesia.

"Selamat untuk petenis Indonesia, Janice Tjen yang berhasil menjadi juara Tunggal Putri WTA 250 Chennai Open 2025 di India," kata menpora. "Gelar juara ini mengakhiri puasa gelar Tunggal Putri dari Indonesia setelah terakhir kali Angelique Widjaja juara Pattaya Open 2002," tambahnya.

Polskiy mengatakan sukses Janice adalah kebanggaan tenis Asia. Ia berharap perjalanan petenis kelahiran Jakarta 23 tahun silam itu menginspirasi petenis muda. "Atas nama Federasi Tenis Asia, saya mengucapkan selamat yang sebesar-besarnya kepada Janice Tjen atas keberhasilannya menjadi petenis putri Indonesia pertama yang meraih gelar tunggal WTA dalam 23 tahun," ujar Polskiy dalam unggahan media sosial.

"Kemenangan bersejarah ini merupakan momen yang membanggakan bagi dunia tenis Indonesia dan Asia, sebuah cerminan bakat, kegigihan, dan keyakinan. Kemenangan Anda akan menginspirasi generasi baru pemain di seluruh benua ini. Menurut catatan WTA, pada waktu yang sama tahun lalu Janice masih berada di luar Top 500, namun peringkatnya kini 53 dunia, yang bahkan melewati catatan terbaik Angelique pada peringkat 55.

Kesuksesan tersebut menjadikan Janice petenis Indonesia dengan peringkat tertinggi kedua dalam sejarah setelah mantan petenis peringkat 19 dunia, Yayuk Basuki. Kemenangan di Chennai menambah catatan menang-kalah Janice dalam nomor tunggal sepanjang musim ini menjadi 77-15, termasuk enam gelar ITF dan gelar WTA 125 pertamanya di Jinan, Tiongkok, pertengahan bulan lalu.

Janice juga mendapatkan gelar ganda kedua di India bersama rekan senegara, Aldila Sutjiadi. Gelar ganda WTA pertama Janice diraih pada WTA 250 Guangzhou di China pekan lalu dengan menggandeng petenis Polandia Katarzyna Piter. Janice menjadi petenis ketiga musim ini yang memenangi gelar tunggal dan ganda dalam ajang yang sama setelah Jasmine Paolini di Roma dan Maya Joint di Rabat. Berkat gelar ganda di India tersebut, peringkat ganda Janice melesat 18 strip ke peringkat 85 dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.