Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Untuk Perluas Akses, KAI Dukung Pembangunan Stasiun JIS

📅 Kamis, 09 Okt 2025, 00:44 WIB | Oleh:
Untuk Perluas Akses, KAI Dukung Pembangunan Stasiun JIS Doc: KAI

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mendukung pembangunan Stasiun Jakarta International Stadium (JIS) oleh Kementerian Perhubungan. Pembangunan tersebut ditargetkan selesai pada November 2025 untuk memperluas akses dan mendorong mobilitas publik Jakarta Utara.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan stasiun baru di kawasan JIS akan meningkatkan kemudahan akses transportasi bagi masyarakat. Kawasan stadion sering menjadi pusat kegiatan besar yang membutuhkan dukungan transportasi publik yang lebih efisien.

“Pemerintah berkomitmen menghadirkan fasilitas transportasi yang terintegrasi, efisien, dan ramah lingkungan. Kehadiran stasiun baru di JIS akan memperkuat konektivitas antar moda sekaligus mendukung pengembangan kawasan utara Jakarta sebagai pusat kegiatan masyarakat dan ekonomi,” ujar Dudy, Rabu (8/10).

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menjelaskan pembangunan Stasiun JIS merupakan strategi memperkuat layanan transportasi berbasis kebutuhan masyarakat perkotaan. Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah memperluas konektivitas publik serta meningkatkan efisiensi sistem transportasi massal.

“Kereta api, khususnya Commuter Line, telah menjadi jembatan mobilitas yang membuka peluang ekonomi baru dan menghadirkan kemudahan bagi masyarakat luas. Melalui kehadiran Stasiun JIS, KAI siap mendukung visi pemerintah dalam menciptakan transportasi publik yang inklusif, efisien, dan berkelanjutan,” ujar Bobby.

Stasiun JIS akan dibangun di antara Stasiun Ancol dan Stasiun Tanjung Priok sebagai simpul baru jaringan mobilitas Jakarta. Lokasi ini dipilih untuk memperkuat peran kereta api dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta konektivitas kawasan perkotaan.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, mengatakan Stasiun JIS menjawab kebutuhan transportasi publik di Jakarta Utara. Hingga Januari–September 2025, lintas Tanjung Priok Line mencatat 2.345.796 pengguna Commuter Line mendekati capaian 2024.

Arus pengguna tertinggi terdapat di Stasiun Ancol dan Tanjung Priok sepanjang Januari–September 2025. Stasiun Ancol melayani 414.519 pengguna Gate-In dan 370.128 pengguna Gate-Out, sedangkan Tanjung Priok mencatat angka jauh lebih tinggi.

“Potensi kepadatan di dua stasiun tersebut menjadi dasar penting bagi KAI untuk memperkuat akses transportasi melalui pembangunan Stasiun JIS. Ini adalah wujud penerapan kebijakan berbasis data dalam setiap langkah strategis perusahaan,” kata Anne.

Kehadiran Stasiun JIS akan mendukung pengembangan kawasan Transit Oriented Development (TOD) berbasis transportasi massal modern. Konsep ini mendorong masyarakat beraktivitas menggunakan moda publik yang ramah lingkungan dan efisien.

Dengan beroperasinya Stasiun JIS, masyarakat memperoleh akses lebih mudah menuju kawasan utara Jakarta pada berbagai kegiatan besar. Proyek ini juga memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan KAI dalam menghadirkan layanan transportasi publik berkelanjutan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.