Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Untuk Memotivasi, Pemerintah Serahkan Insentif Fiskal ke Daerah Berkinerja Baik

📅 Selasa, 03 Okt 2023, 17:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Untuk Memotivasi, Pemerintah Serahkan Insentif Fiskal ke Daerah Berkinerja Baik Doc: ANTARA/HO-Imamatul Silfia
Ket. Menteri Keuangan Sri Mulyani berfoto bersama perwakilan daerah yang menerima insentif fiskal pada kegiatan Seminar Internasional Desentralisasi Fiskal di Jakarta, Selasa (3/10/2023).

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyerahkan insentif fiskal tahun anggaran 2023 ke daerah yang memiliki kinerja baik.

"Kami mendesain insentif fiskal daerah ini karena masukan dari banyak pihak. Pemerintah daerah sekarang diberikan banyak insentif dalam rangka memberikan motivasi untuk melakukan hal-hal yang benar," kata Sri Mulyani saat kegiatan Seminar Internasional Desentralisasi Fiskal di Jakarta, Selasa (3/10).

Dalam kesempatan tersebut, Kementerian Keuangan menyalurkan insentif fiskal kinerja tahun berjalan 2023 untuk kategori pengendalian inflasi daerah serta percepatan belanja daerah dan dukungan penggunaan produk dalam negeri.

Untuk insentif fiskal kategori pengendalian inflasi daerah, Kementerian Keuangan memberikan dana sebesar Rp330 miliar kepada 33 daerah. Penyaluran insentif terkait inflasi kali ini merupakan periode kedua pada tahun anggaran 2023.

Menurut Sri Mulyani, daerah yang menerima insentif fiskal terkait pengendalian inflasi terus berubah. Hal itu menunjukkan kompetisi dalam kategori ini berjalan sangat baik.

Sementara insentif untuk percepatan belanja daerah dan dukungan penggunaan produk dalam negeri masing-masing sebesar Rp750 miliar.

Sri Mulyani menjelaskan pemberian insentif fiskal dibagi berdasarkan beberapa kategori untuk meningkatkan kualitas kinerja pemerintah daerah di tiap-tiap kategori.

Selain itu, Kementerian Keuangan juga menyerahkan tambahan dana desa tahun anggaran 2023 kepada 15.097 desa yang berada di 37 provinsi.

Secara khusus, Kementerian Keuangan juga memberikan penghargaan kepada tiga desa mandiri atas kinerja dan tata kelola keuangan serta akuntabilitas desa yang baik. Ketiga desa itu adalah Desa Banyubiru (Jawa Tengah), Desa Tepus (Daerah Istimewa Yogyakarta), dan Desa Sukojati (Jawa Timur). Masing-masing desa menerima alokasi anggaran sebesar Rp174,6 juta.

"Kita siap mendukung pemerintah daerah untuk meningkatkan kapasitas. Saya harap daerah-daerah yang mengukir prestasi bisa menjadi inspirasi," ujar Menkeu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.