Kapal Induk USS Gerald R. Ford Bersiap ke Timur Tengah untuk Menekan Iran
📅 Sabtu, 14 Feb 2026, 10:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AP
Presiden AS Donald Trump pada hari Jumat (13/2) mengatakan kapal induk Amerika kedua akan "segera berangkat" ke Timur Tengah untuk memberikan tekanan pada Iran.
Saat meninggalkan Gedung Putih untuk perjalanan ke Carolina Utara, Trump mengatakan kepada wartawan, dia telah memerintahkan USS Gerald R. Ford ke Timur Tengah jika "kita tidak mencapai kesepakatan" sementara negosiasi antara AS dan Iran terus berlanjut mengenai program nuklir dan rudal balistiknya.
Dilaporkan ABC News, pembicaraan tersebut berlangsung di tengah ancaman Trump untuk mengambil tindakan militer terhadap Iran, yang tidak bersedia mencapai kesepakatan.
“Nah, seandainya kita tidak mencapai kesepakatan, kita akan membutuhkannya, dan jika kita tidak mencapai kesepakatan, kita akan membutuhkannya. Jika kita mencapai kesepakatan, kita bisa mempersingkatnya. [Kapal] Itu akan segera berangkat. Kita punya satu yang baru saja tiba. Jika kita membutuhkannya, kita akan—kita sudah menyiapkannya. Sebuah kekuatan yang sangat besar,” kata Trump.
Ketika ditanya seberapa yakin dia bahwa negosiasi akan berjalan lancar, Trump menunjukkan keyakinan, tetapi ia mengatakan jika negosiasi tidak berjalan lancar, Iran akan menghadapi konsekuensi.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Saya pikir mereka akan berhasil dan jika tidak, itu akan menjadi hari yang buruk bagi Iran. Sangat buruk,” katanya.
Kemudian, ketika ditanya apakah ia memiliki tenggat waktu untuk Iran, Trump tetap bersikap malu-malu, dengan mengatakan: "Dalam pikiran saya, ya."
Kemudian, ketika didesak tentang apakah ia ingin melihat perubahan rezim di Iran, Trump berkata, "Yah, sepertinya itu akan menjadi hal terbaik yang bisa terjadi."
Sebaiknya Anda baca juga:
Ketika ditanya siapa yang ingin dia lihat mengambil alih kekuasaan dalam skenario perubahan rezim, Trump mengatakan dia tidak ingin membicarakannya, tetapi menambahkan, "Ada beberapa orang."
Menurut tiga pejabat AS, gugus tempur kapal induk Ford diperkirakan akan meninggalkan Karibia dan menuju Timur Tengah dalam beberapa hari mendatang.
Pengerahan kapal induk Ford dan tiga kapal perusak yang menyertainya berarti akan ada dua kapal induk di Timur Tengah karena bergabung dengan kelompok serang kapal induk USS Abraham Lincoln.
Pengerahan ini dilakukan setelah Trump mengatakan awal pekan ini dalam sebuah wawancara dengan Axios bahwa ia mempertimbangkan untuk mengirim kapal induk kedua ke Timur Tengah jika pembicaraan dengan Iran tentang program nuklirnya tidak berhasil.
Menurut para pejabat, awak kapal induk dan kapal-kapal pendukung diberitahu pada hari Kamis tentang penempatan baru ke Timur Tengah.
New York Times pertama kali melaporkan pengerahan baru Ford ke Timur Tengah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!