Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamen P2MI Ungkap Peluang Pengiriman PMI ke Brunei Darussalam

📅 Rabu, 27 Agu 2025, 22:34 WIB | Oleh:
Wamen P2MI Ungkap Peluang Pengiriman PMI ke Brunei Darussalam Doc: AFP/ROSLAN RAHMAN
Ket. Bendera Brunei Darussalam di sepanjang jalan raya di ibu kota Bandar Seri Begawan.

JAKARTA - Wakil Menteri (Wamen) Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Christina Aryani menegaskan keseriusan Indonesia dalam memperluas peluang pengiriman PMI terampil untuk memenuhi permintaan industri di Brunei Darussalam.

"Kami sangat serius ingin membuka pasar penempatan pekerja migran Indonesia di Brunei. Apalagi jaraknya masih relatif dekat dan budayanya juga tidak jauh berbeda dengan Indonesia," kata Wamen P2MI dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (27/8).

Untuk memenuhi hal tersebut, Christina melakukan kunjungan ke Brunei demi menghadiri pertemuan bisnis yang diselenggarakan Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (Apjati) dengan agensi pekerja migran Brunei pada 27-29 Agustus 2025.

Selain melalui pertemuan bisnis, Wamen P2MI menyelenggarakan dialog strategis dengan pemerintah Brunei demi membahas realisasi penempatan PMI terampil dan membuka peluang penempatan baru di negara tersebut.

“Pertemuan-pertemuan itu merupakan tindak lanjut dari pertemuan daring kami dengan Duta Besar RI beserta Atase Ketenagakerjaan di KBRI Bandar Seri Begawan pada 7 Agustus lalu,” kata dia.

Wamen P2MI menyoroti industri kesehatan sebagai salah satu sektor potensial bagi penempatan PMI terampil di Brunei.

Pihaknya mencatat bahwa saat ini sudah terjalin kerja sama antara Universitas Binawan dengan Jerudong Park Medical Centre (JPMC) dalam penempatan 100 perawat dari Indonesia di Brunei.

Selain sektor kesehatan, KP2MI juga akan melirik sektor-sektor potensial lainnya di bidang perkebunan dan pertanian. Christina pun memastikan bahwa ia akan mengunjungi dan berdialog dengan pelaku usaha perkebunan Brunei yang memerlukan pekerja migran dari Indonesia.

Diketahui, pemerintah Brunei Darussalam telah membuka peluang kerja bagi PMI di sektor kesehatan, pertanian, perkebunan, dan perikanan, dengan rentang gaji mulai dari 550-3.300 dolar Brunei (sekitar Rp6,9juta-22 juta) per bulan.

Sementara berdasarkan data KP2MI, skema kerja sama antara badan swasta Indonesia dan Brunei telah membantu penempatan hingga 2.294 PMI di negara tersebut pada tahun 2024. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.