Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tolak Kehadiran Kekuatan Asing, Iran Klaim Cukup Kuat Amankan Perairan Regional

📅 Senin, 22 Mei 2023, 14:27 WIB | Oleh:
Tolak Kehadiran Kekuatan Asing, Iran Klaim Cukup Kuat Amankan Perairan Regional Doc: Al Jazeera/AP/Silvia Izquierdo
Ket. Kapal perang Iran IRIS Dena berlabuh di Rio de Janeiro, Brasil, Kamis 2 Maret 2023.

JAKARTA - Iran mengatakan sepenuhnya mampu mengamankan perairan regional bekerja sama dengan aktor regional lainnya setelah apa yang dilakukan negara-negara Barat di Selat Hormuz yang strategis.

Menurut laporan Al Jazeera, pernyataan itu muncul pada Minggu (21/5) ketika para pejabat Iran mengadakan upacara di dekat perairan selatan negara itu untuk menyambut kembali dua kapal perang Iran setelah perjalanan delapan bulan keliling dunia.

Dua hari sebelumnya, komandan angkatan laut Prancis, Inggris, dan AS yang bermarkas di Timur Tengah melakukan tur di Selat Hormuz dengan kapal perang USS Paul Hamilton untuk menunjukkan persatuan melawan Iran dan untuk menunjukkan pengawasan terhadap keselamatan kapal yang melintasi perairan yang dilalui seperlima pasokan minyak dunia.

Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, Mohammad Bagheri mengatakan, negara-negara Barat perlu menjelaskan apa yang mereka lakukan di Selat Hormuz, yang lokasinya ribuan kilometer dari perairan teritorial mereka.

"Republik Islam Iran dan negara-negara di selatan Teluk Persia mampu bekerja sama untuk memastikan keamanan Teluk Persia, Selat Hormuz, dan Laut Oman," kata Bagheri dalam konferensi pers saat ke Oman awal bulan ini.

"Kami tidak membutuhkan orang asing untuk memastikan keamanan perairan regional, yang saat ini diamankan oleh angkatan laut kami dan Korps Pengawal Revolusi Islam," katanya.

Wakil Laksamana Brad Cooper, yang mengawasi Armada ke-5 Angkatan Laut AS, mengatakan selama perjalanan di sekitar Hormuz, Iran telah menyita delapan kapal dan menyerang tujuh kapal lainnya dalam dua tahun terakhir.Kapal cepat IRGC dilaporkan mengawasi Paul Hamilton dari jarak kurang dari 1 km (0,5 mil laut).

Iran telah menyita dua kapal tanker minyak di perairan regionaldalam sebulan terakhir. Menurut Iran, satu kapal dihentikan sesuai dengan perintah pengadilan, sementara yang lain "melarikan diri" dari wilayah itu setelah menabrak kapal Iran ketika dialihkan ke pelabuhan Iran.

AS menyebut penyitaan itu "melanggar hukum" karena ketegangan antara kedua negara tetap tinggi di tengah upaya yang terhenti untuk memulihkan kesepakatan nuklir Iran dengan kekuatan dunia tahun 2015.

Komandan Iran dan juru bicara kementerian luar negeri hadir pada hari Minggu untuk memberi selamat kepada dua kapal perang Iran atas kepulangan mereka setelah perjalanan panjang ke banyak negara.

Kapal fregat IRIS Dena, yang membawa rudal anti-kapal dan torpedo, dan IRIS Makran, bekas kapal tanker minyak sebelum diubah menjadi kapal pangkalan depan pertama dan satu-satunya di Iran, memulai perjalanan dari pantai selatan Iran pada awal Oktober.

Kapal perang itu mengakhiri apa yang oleh militer sebut "360 pulang pergi" selama 232 hari awal pekan ini, tiba kembali di pantai Iran setelah menyelesaikan perjalanan angkatan laut terpanjang dalam sejarah tentara Iran, mengelilingi sekitar 65.000 km (35.100 mil laut).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.