Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tiongkok-Russia Sepakat Terus Perkuat Hubungan

📅 Rabu, 10 Apr 2024, 10:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok-Russia Sepakat Terus Perkuat Hubungan Doc: ANTARA/HO-Xinhua
Ket. Menteri Luar Negeri Russia Sergey Lavrov bertemu dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Beijing pada Selasa (9/4/2024).

BEIJING - Tiongkok dan Russia sepakat untuk terus memperkuat hubungan kedua negara tetangga yang telah terjalin selama 75 tahun.

"Selama 75 tahun sejak Tiongkok dan Russia menjalin hubungan diplomatik, hubungan kedua negara telah melewati masa-masa sulit sekaligus mengalami kemajuan pesat," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Mao Ning saat menyampaikan keterangan kepada media di Beijing pada Selasa (9/4).

Menurut dia, atas dasar non-aliansi, non-konfrontasi dan tidak menargetkan pihak ketiga mana pun, Tiongkok dan Russia telah berkomitmen untuk menjalin hubungan bertetangga dan persahabatan yang baik.

Hal tersebut disampaikan terkait dengan kunjungan Menteri Luar Negeri Russia Sergey Lavrov pada 9 April 2024. Dalam kunjungan tersebut, Menlu Lavrov bertemu dengan Presiden Xi Jinping, Menlu Tiongkok Wang Yi dan pejabat terkait lainnya.

"Menlu Wang Yi mengatakan bahwa Tiongkok akan terus mendukung Russia dalam mengejar pembangunan dan revitalisasi di bawah kepemimpinan Presiden Vladimir Putin dan mendukung rakyat Russia untuk melakukan pembangunan secara mandiri," papar Mao Ning.

Tiongkok , menurut Mao Ning, berkeinginan untuk memperdalam koordinasi strategis yang komprehensif dan membentuk paradigma baru dalam hubungan negara-negara besar yang sama sekali berbeda dari paradigma sebelumnya yaitu pendekatan era Perang Dingin.

"Menjamin pertumbuhan yang sehat dalam hubungan Tiongkok-Russia adalah hal yang harus kita lakukan sebagai dua negara besar dan bertetangga serta melayani kepentingan kedua masyarakat," ujar Mao Ning.

Di bawah bimbingan Presiden Xi Jinping dan Presiden Putin, menurut Mao Ning, kemitraan koordinasi strategis komprehensif Tiongkok-Russia untuk era baru telah berkembang pada tingkat yang lebih tinggi dan mendapat dukungan yang lebih kuat dari masyarakat kedua negara ditambah ada prospek luas untuk kerja sama yang saling menguntungkan.

"Tiongkok siap bekerja sama dengan Russia, seperti kesepakatan bersama yang dicapai oleh kedua kepala negara, menyelaraskan rencana pembangunan kedua negara, dan memajukan kerja sama praktis di berbagai bidang," ucap Mao Ning.

Kedua negara, kata Mao Ning, juga perlu dengan tegas menentang segala tindakan unilateralisme dan hegemonisme serta menjadikan dunia menjadi tempat yang lebih damai dan aman.

"Dalam pertemuan kedua menteri luar negeri bertukar pandangan mengenai isu-isu regional dan internasional yang menjadi kepentingan bersama. Usai pertemuan, kedua belah pihak bersama-sama menandatangani rencana konsultasi tahun 2024 antara kementerian luar negeri kedua negara," kata Mao Ning.

Mengenai Ukraina, Menlu Wang Wi, ucap Mao Ning mengatakan empat prinsip yang ditetapkan oleh Presiden Xi untuk membentuk pendekatan mendasar China terhadap masalah ini.

"China berharap terjadinya gencatan senjata lebih awal di Ukraina. China mendukung konferensi perdamaian internasional diharapkan dapat dilangsungkan pada waktu yang tepat dan diakui oleh Rusia dan Ukraina sehingga menjamin partisipasi yang setara dari semua pihak dan diskusi yang adil untuk mencapai perdamaian," tuturMao Ning.

Menlu Wang Yi juga menekankan perlunya menjunjung multilateralisme sejati dan menentang pengelompokan eksklusif untuk konfrontasi blok, khususnya di Asia-Pasifik.

"NATO tidak boleh ikut campur dalam urusan negara-negara di kawasan, tidak ada pernyataan atau tindakan yang menyatakan bahwa perpecahan dan konfrontasi memiliki masa depan di Asia-Pasifik," tegas Mao Ning.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

45 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.