Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan, Perusahaan Asuransi Syariah Lakukan Tiga Strategi
📅 Minggu, 09 Apr 2023, 15:46 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: Istimewa.
JAKARTA - Salah satu tantangan dalam mengembangkan asuransi jiwa Syariah adalah rendahnya indeks literasi dan inklusi keuangan syariah. Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) pada 2022 menyebutkan indeks literasi dan inklusi keuangan umum masyarakat Indonesia masing-masing mencapai 49,68 persen dan 85,10 persen pada tahun yang sama.
Tantangan literasi dan inklusi keuangan mendorong Prudential Syariah untuk mengambil tiga strategi yaitu Strategi Inovasi, Digital dan Kolaborasi. Melalui Strategi Inovasi, perusahaan menciptakan dan menawarkan produk-produk unggulan yang sesuai dengan kebutuhan finansial masing-masing peserta di dalam setiap tahapan kehidupan mereka, seperti PRUCinta dan PRUCerah.
"Kami juga telah meluncurkan produk terbaru di 2022 yaitu PRUSolusi Sehat Plus Pro Syariah, dan PRUSolusi Kondisi Kritis Syariah. Sebagai bentuk komitmen untuk menjangkau lapisan masyarakat Indonesia yang lebih luas, kami telah menyediakan produk dengan kontribusi terjangkau mulai dari 8.000 rupiah per bulan melalui PRUTect Care dan dapat diunduh melalui aplikasi Pulse," kata Presiden Direktur Prudential Syariah, Omar S. Anwar, dalam konferensi pers di Jakarta Rabu (5/4).
Sebaiknya Anda baca juga:
Strategi Digitalisasi diwujudkan dengan peluncuran website Sharia Knowledge Centre (SKC) (www.shariaknowledgecentre.id). Webisite ini berfokus pada pilar informasi, literasi, inovasi, dan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan dalam melakukan edukasi.
"SKC diharapkan dapat meningkatkan literasi keuangan Syariah dan wadah kolaborasi antar para pemangku kepentingan termasuk institusi pendidikan yang sudah menjadi partner seperti, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), IPB University, dan UIN Imam Bonjol Padang," kata imbuh dia.
Strategi Kolaborasi dilakukan dengan menggandeng Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) dalam memprakarsai Cetak Biru Asuransi Jiwa Syariah. Selain itu perusahaan menjalin kemitraan strategis dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Sebaiknya Anda baca juga:
"Seiring dengan meningkatnya kebutuhan terhadap asuransi jiwa Syariah, kami semakin fokus untuk menggarap segmen ini. Oleh karenanya, kami berinisiatif menggelar berbagai kegiatan di kota-kota besar seperti kegiatan literasi keuangan," ujar dia.
Prudential Syariah kata Omar telah berinisiatif dengan menggelar berbagai kegiatan di kota-kota besar seperti kegiatan literasi keuangan di beberapa tempat. Diskusi interaktif Syariah dilakukan di Jogja Halal Festival 2022, Hijrah Festival Padang 2023, mendorong kegiatan literasi Asuransi Syariah untuk generasi muda melalui UIN Imam Bonjol Padang
Omar menambahkan, sebagai bentuk amanah kepada para pesertanya, Prudential Syariah telah membayarkan klaim sebesar 1,7 triliun sepanjang 2022. Pembayaran klaim ini meliputi klaim untuk manfaat kesehatan serta asuransi jiwa.
"Kami sangat bersyukur mendapatkan kepercayaan dari keluarga Indonesia untuk memberikan akses perlindungan yang komprehensif dan sesuai kebutuhan para peserta selama lebih dari 16 tahun sejak Unit Usaha Syariah berdiri," ujar dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!