Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tingkatkan Kewaspadaan, PVMBG Rekam Peningkatan Aktivitas Vulkanik Gunung Slamet Jateng

📅 Selasa, 03 Okt 2023, 00:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tingkatkan Kewaspadaan, PVMBG Rekam Peningkatan Aktivitas Vulkanik Gunung Slamet Jateng Doc: ANTARA/HO-PVMBG
Ket. Peta rekomendasi Gunung Slamet di Jawa Tengah.

Jakarta - Tingkatkan kewaspadaan, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan ada peningkatan aktivitas vulkanik di Gunung Slamet yang berlokasi di Provinsi Jawa Tengah.

Kepala PVMBG Hendra Gunawan dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin, mengatakan, gempaembusan mendominasi yang mengindikasikan aktivitas pergerakan fluida di sekitar permukaan.

"Pekan keempat September hingga 1 Oktober 2023 terjadi peningkatan jumlah gempa tektonik lokal yang diikuti oleh peningkatan amplitudo tremor yang mengindikasikan terjadi peningkatan rekahan saat fluida naik ke permukaan," ujarnya.

Berdasarkan pemantauan deformasi yang dilakukan oleh PVMBG menggunakantiltmeterdi Stasiun Cilik yang berada pada elevasi 1.500 meter di atas permukaan laut (mdpl) menunjukkan ada inflasi atau peningkatan tekanan pada sumbu radial sebesar 30 mikroradian sejak Juli 2023.

Namun,tiltmeterStasiun Bambangan pada elevasi 2.000 mdpl masih belum menunjukkan perubahan pada sumbu radial.

Pemantauan deformasi dengan menggunakanelectronic distance measurement(EDM) menunjukkan bahwa terdeteksi inflasi pada Stasiun Cilik, namun Stasiun Buncis cenderung deflasi atau penurunan tekanan dan Stasiun Jurangmangu yang terletak di bawah stasiun Cilik tidak menunjukkan pola deformasi yang signifikan.

"Hal itu diperkirakan tekanan sudah melewati stasiun Buncis dan Jurangmangu dan menuju stasiun Cilik," papar Hendra.

Lebih lanjut dia menyampaikan potensi bahaya peningkatan tekanan dan peningkatan gempa tremor adalah peningkatan embusan asap kawah maupun berpotensi terjadinya erupsi freatik yang bersifat tiba-tiba tanpa didahului oleh prekursor yang jelas.

Meski demikian, pemerintah menyatakan tingkat aktivitas Gunung Slamet masih berada pada level I atau normal terhitung sejak 9 Oktober 2020 sampai hari ini.

Hendra lantas meminta masyarakat agar tidak terpancing oleh berita-berita tidak bertanggungjawab mengenai aktivitas Gunung Slamet dan mengikuti arahan dari Instansi yang berwenang.

Pada 2023, aktivitas vulkanik Gunung Slamet umumnya didominasi embusan asap kawah dengan tinggi 25 sampai 300 meter dari atas puncak. Gempa embusan terekam dengan rata-rata 168 kali per hari.

Gunung Slamet secara administratif terletak dalam lima kabupaten di Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Pemalang, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Purbalingga.

Gunung api yang memiliki tinggi puncak 3.432 mdpl itu dipantau secara visual dan instrumental dari Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) yang berada di Desa Gambuhan, Gajah Nguling, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

30 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.