Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tim Mahasiswa UNDIP Semarang Juara 1 Nasional Lomba PR, Kampanye SETARA Jadi Sorotan!

📅 Minggu, 19 Okt 2025, 21:10 WIB | Oleh:
Tim Mahasiswa UNDIP Semarang Juara 1 Nasional Lomba PR, Kampanye SETARA Jadi Sorotan! Doc: HO-Sekolah Vokasi Undip
Ket. Tim PReburan, yang beranggotakan Naufal Rifat Kurniawan, Konrad Goddard Adiningrat, dan Khansa Raihana Rizky Amanda, tampil memukau dengan kampanye bertajuk SETARA.

SEMARANG - Tim PReburan, mahasiswa D4 Informasi dan Humas Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (UNDIP), berhasil meraih Juara 1 Nasional dalam lomba VOXPR pada ajang Vox Versum LSPR PR Competition 2025. Kampanye mereka bertajuk SETARA, yang menyoroti ketimpangan akses pendidikan di Wonosobo, sukses memukau juri melalui pendekatan kreatif berbasis storytelling wayang Arjuna. Prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama UNDIP, tetapi juga menginspirasi generasi muda menjadi agen perubahan melalui komunikasi berdampak sosial.

Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Komunikasi (HIMACOMM) LSPR Institute Jakarta.

Tim berlaga mulai dari penyisihan pada 1-9 Agustus hingga final di LSPR Transpark, Bekasi, pada 14 Agustus 2025, dengan pengumuman pemenang pada 16 Agustus 2025.

VOXPR, bertema “Bridging the Gap: PR Campaign for Equal Education Opportunities,” mengajak mahasiswa menciptakan kampanye Public Relations untuk mengatasi kesenjangan pendidikan di Indonesia, sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) No. 4 (Pendidikan Berkualitas) dan No. 10 (Berkurangnya Kesenjangan).

Tim PReburan, yang beranggotakan Naufal Rifat Kurniawan, Konrad Goddard Adiningrat, dan Khansa Raihana Rizky Amanda, tampil memukau dengan kampanye bertajuk SETARA.

Kampanye ini fokus pada isu ketimpangan akses pendidikan di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, yang dipengaruhi faktor geografis, ekonomi, dan sosial.

“Dengan pendekatan kreatif berbasis storytelling wayang Arjuna, SETARA mengusung pesan “Wayahe Kabeh Iso Setara” untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat,”kata Naufat.

Program ini melibatkan strategi seperti kampanye media sosial, Garda Setara, beasiswa pendidikan, hingga puncak acara SETARA Learning Festival.

Di babak final, Tim PReburan bersaing dengan enam tim lain, termasuk dari IPB dan juga Unsoed, dan berhasil memikat juri dengan konsep yang inovatif dan solutif.

Konrad, perwakilan tim, menyampaikan rasa syukur. “Kami ingin membuktikan bahwa komunikasi dan campaign PR yang strategis juga bisa jadi jembatan untuk mewujudkan pendidikan yang SETARA. Prestasi ini tak hanya buah dari kerja keras tim, namun juga dukungan penuh dari dosen dan civitas akademik Informasi dan Humas UNDIP” ujarnya.

Keberhasilan Tim PReburan tidak hanya mengharumkan nama prodi dan almamater, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan melalui komunikasi yang berdampak sosial.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.