Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tim gabungan-Polres Kulon Progo masih mencari nelayan hilang di Congot

📅 Senin, 06 Jan 2025, 16:30 WIB | Oleh:
Tim gabungan-Polres Kulon Progo masih mencari nelayan hilang di Congot Doc: ANTARA/HO-Polres Kulon Progo
Ket. Tim SAR Gabungan bersama Polres Kulon Progo siaga mencari nelayan AA yang hilang di Pantai Congot, Kabupaten Kulon Progo, pada Sabtu (4/1).

Kulon Progo -- Tim SAR Gabungan bersama Polres Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, masih melalukan upaya pencarian terhadap AA (28), seorang nelayan yang hilang di perairan selatan Kulon Progo .

AA hilang setelah perahu yang ia tumpangi terbalik dihantam ombak besar di perairan Pantai Congot, Kapanewon Temon, pada Sabtu sore (4/1).

Kabagops Polres Kulon Progo Kompol Sumalugi di Kulon Progo, Minggu, mengatakan kegiatan pencarian dimulai pada pukul 09:15 WIB, dan melibatkan berbagai unsur, antara lain TNI AL Pos Temon, Polsek Temon, Basarnas, PMI, dan relawan masyarakat.

Selain itu, untuk mempercepat pencarian, tim dibagi dalam empat regu dengan pembagian sektor yang berbeda di sepanjang pesisir selatan Kulon Progo.

"Kami mendukung sepenuhnya kegiatan pencarian korban kecelakaan laut ini, berkolaborasi dengan pemangku kepentingan dan relawan," kata Kompol Sumalugi.

Ia berharap AA segera ditemukan. Saat ini, gelombang pantai selatan cukup tinggi, sehingga menghambat pencarian.

"Kami mengingatkan nelayan yang melaut untuk memakai pelampung dan mengutamakan keselamatan," katanya.

Sementara itu, pantauan dari lapangan Kapolsek Temon Kompol Agus Setyo Pambudi yang turut hadir dan pimpin pencarian korban tenggelam tersebut melakukan pencarian bersama anggota Polsek Temon dengan membagi empat regu terjun ke lokasi pencarian.

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari sekitar 40 personel dikerahkan untuk menyisir beberapa titik di sepanjang garis pantai.

Pembagian regu adalah sebagai berikut Regu I melakukan pencarian dari NKP hingga Pantai Bayeman; Regu II menyisir dari Bayeman hingga Pantai Sindutan; Regu III bertugas di area Pantai Sindutan hingga Labuhan; Regu IV menyisir dari Labuhan hingga Pemecah Gelombang Pantai Glagah.

“Namun, hasil pencarian di keempat sektor tersebut belum membuahkan hasil, dengan tim belum menemukan petunjuk atau tubuh korban," kata Kompol Agus Pambudi.

Peristiwa yang menyebabkan hilangnya AA berawal ketika perahu yang ditumpangi olehnya bersama rekannya, MR (27), diterjang gelombang besar di perairan Pantai Congot. Kedua nelayan tersebut terlempar ke laut setelah perahu mereka terbalik. Warga yang melihat kejadian tersebut segera melaporkan insiden itu kepada pihak berwenang dan membantu proses pencarian.

MR berhasil ditemukan oleh warga dan petugas SAR serta dilarikan ke Rumah Sakit Rizky Amalia Temon dalam keadaan meninggal dunia, sedangkan AA yang berada di lokasi yang sama hingga kini belum ditemukan.

Pihak keluarga, warga sekitar, serta petugas terus berdoa agar AA segera ditemukan, meskipun proses pencarian terhambat oleh kondisi cuaca dan gelombang tinggi yang menghantam perairan selatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pelaksanaan program penghapusan bentor

11 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.