Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tertangkap, Pelaku Pembunuhan Wanita dalam Karung Diciduk di Tulungagung

📅 Sabtu, 15 Jul 2023, 13:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tertangkap, Pelaku Pembunuhan Wanita dalam Karung Diciduk di Tulungagung Doc: ANTARA/Warga
Ket. Temuan mayat dalam karung di dekar arca Totok Kerot, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Sabtu (8/7/2023).

KEDIRI - Aparat Kepolisian Resor Kediri, Jawa Timur, menangkap pelaku pembunuhan seorang perempuan berinisial DL (20), warga Desa Banggle, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.

Kepala Satuan (Kasat) Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Kediri AKP Rizkika Atmadha Putra di Kediri, Sabtu (15/7), mengemukakan pelaku ditangkap di wilayah Kabupaten Tulungagung.

"Pelaku pembunuhan di Totok Kerot inisial S kami tangkap di Wilayah Kabupaten Tulungagung pukul 02.00 WIB," katanya.

Pihaknya langsung membawa pelaku ke Polres Kediri untuk pemeriksaan lebih lanjut termasuk modus yang dilakukan pelaku sehingga melakukan pembunuhan kepada DL.

"Untuk sementara terkait motif, modus pelaku melakukan tindakannya terhadap korban DL, akan disampaikan lebih lanjut usai pemeriksaan lebih lanjut terhadap pelaku," ujar dia.

Ia juga berterimakasih atas dukungan dari semua pihak sehingga pelaku berhasil ditangkap.

"Terima kasih atas doa, dukungan dari warga masyarakat Kabupaten Kediri terkait pengungkapan kasus ini," kata Rizkika Atmadha

Kasus temuan mayat di dalam karung menggegerkan warga. Jenazah ditemukan di dekat arca Totok Kerot, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri.

Jenazah ditemukan oleh warga di saluran irigasi pada Sabtu (8/7). Saat ditemukan, sudah tercium bau busuk.

Temuan itu juga langsung dilaporkan ke polisi. Jenazah kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Kediri untuk dilakukan autopsi, hasilnya korban adalah DL (20), warga Desa Banggle, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.

Saat ditemukan, terdapat luka di bagian ubun-ubun korban, luka memar tangan, serta kedua lengan tangan. Korban saat dibuang kedua tangan diikat dengan kerudung, begitu juga dengan kakinya juga diikat dengan kerudung.

Keluarga korban, sangat sedih dengan kejadian itu. Maryono (73), kakek korban menjelaskan pada Rabu (5/7), dirinya sedang mengaji sedangkan ibu korban takziah di Blitar, sehingga rumah dalam keadaan kosong.

Hingga Rabu malam, cucunya yang bekerja di foto kopi belum pulang, padahal biasanya pulang sekitar jam 20.00 WIB.

Keluarga sempat mencari, tapi nihil. Hingga kemudian, keluarga menerima kabar kematian korban yang tragis.

Keluarga curiga dengan ayah korban, S sebab selama ini tidak akur dengan anaknya. Bahkan, sejak kecil keluarganya juga hampir tidak pernah diberi nafkah. Bahkan, S juga sering ke lokasi kerja anaknya tanpa sepengetahuan keluarga.

Maryono juga menyebut, jika ayah korban itu mempunyai temperamen kasar dan pendendam. Bahkan, anaknya sendiri pernah diancam.

Keluarga berharap agar pelaku diadili.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.