Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Terjadi Pertukaran Gen untuk Melawan Penyakit

📅 Kamis, 30 Mei 2024, 06:15 WIB | Oleh:
Terjadi Pertukaran Gen untuk Melawan Penyakit Doc: afp/STEPHANE DE SAKUTIN

Warisan dari deoxyribonucleic acid (DNA) Neanderthal salah satunya membantu Homo sapiens menyesuaikan diri dengan perbedaan panjang siang dan malam yang lebih besar di garis lintang utara. Selain itu gen Neanderthal yang masih ada mempengaruhi jam sirkadian seperti mengatur proses internal seperti suhu tubuh dan metabolisme.

"Misalnya, beberapa orang yang bangun pagi dapat berterima kasih kepada Neanderthal atas gen jam sirkadian mereka," ucap John Capra, ahli genetika evolusioner di Vanderbilt University.

Sirkadian Neanderthal telah membantu nenek moyang manusia saat ini beradaptasi dengan hari-hari musim dingin yang lebih pendek dan jauh dari garis khatulistiwa.

"Sepertinya menjadi orang yang suka bangun pagi bukanlah hal yang penting," kata Capra. "Namun ini merupakan sinyal betapa fleksibelnya jam Anda dan seberapa mampunya beradaptasi terhadap variasi siklus terang-gelap seiring musim," imbuh dia.

Pada saat Homo sapiens tiba di Eropa, Neanderthal telah menghabiskan ratusan ribu tahun melawan infeksi khusus di Eurasia. Dengan mengawinkan Neanderthal, manusia modern mendapat suntikan gen pelawan infeksi tersebut.

"Potongan DNA Neanderthal, terutama yang memiliki kekebalan tubuh, yang telah beradaptasi melawan patogen yang telah lama hidup bersama Neanderthal, mulai meningkat frekuensinya akibat seleksi alam pada populasi manusia modern," jelas David Enard, asisten profesor ekologi dan biologi evolusi di Universitas Arizona, mengatakan kepada Live Science.

Meskipun banyak patogen nenek moyang yang menyebabkan penyakit pada manusia purba hilang seiring berjalannya waktu, beberapa gen Neanderthal juga membantu melawan patogen modern.

Misalnya, penelitian tahun 2018 yang dilakukan Enard dan rekannya mengungkapkan bahwa manusia modern mewarisi DNA Neanderthal. Hal ini membantu mereka memerangi virus RNA, kelompok yang saat ini mencakup flu (influenza), HIV, dan hepatitis C.

Beberapa gen Neanderthal yang pernah membantu nenek moyang mungkin berbahaya di dunia modern. Secara umum, gen Neanderthal tidak terekspresi secara kuat di otak, yang mengisyaratkan bahwa gen tersebut diseleksi secara kuat selama evolusi.

Gen Neanderthal telah dikaitkan dengan gangguan mood seperti depresi dan jalur sinyal otak yang membuat orang lebih mungkin menjadi kecanduan nikotin. Bahkan peningkatan kekebalan tubuh Neanderthal pun mungkin memiliki sisi negatifnya.

Pada 2016, para ilmuwan menemukan bahwa gen Neanderthal yang memperkuat sistem kekebalan tubuh untuk melawan patogen juga dapat menyebabkan orang terkena penyakit alergi. Selain itu, gen Neanderthal dikaitkan dengan risiko lebih tinggi terkena penyakit autoimun.

Sementara itu, masih banyak lagi yang harus dipelajari tentang bagaimana Neanderthal meninggalkan jejaknya pada masyarakat sekarang. "Mampu memanfaatkan teknologi genomik baru seperti CRISPR dan pengeditan gen akan memainkan peran penting dalam memahami biologi sebenarnya yang mendasari bagaimana rangkaian Neanderthal berkontribusi pada sifat dan penyakit manusia," kata Joshua Akey, profesor genomik integratif di Universitas Princeton. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.