Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tarif Rp3.500 Sejak 2005, Kapan Harga Tiket TransJakarta Resmi Naik? Ini Bocoran Stafsus Gubernur

📅 Senin, 27 Apr 2026, 17:30 WIB | Oleh:
Tarif Rp3.500 Sejak 2005, Kapan Harga Tiket TransJakarta Resmi Naik? Ini Bocoran Stafsus Gubernur Doc: ANTARA/Sulthony Hasanudd
Ket. Bus Transjakarta melintas di Jalan Sudirman, Jakarta, Jumat (27/3/2026). PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) memberlakukan tarif Rp12 pada Jumat (27/3) hingga 23.59 WIB untuk seluruh rute perjalanan dengan menggunakan pembayaran melalui aplikasi TJ:Transjakarta dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-12 Transjakarta.

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menilai kajian penyesuaian tarif yang dilakukan PT TransJakarta sebagai langkah lumrah mengingat besaran tarif Rp3.500 telah bertahan selama 21 tahun sejak 2005.

Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, mengungkapkan bahwa meski tarif tetap stabil, beban biaya operasional terus membengkak akibat inflasi, kenaikan harga energi, pemeliharaan armada, hingga ekspansi layanan bus listrik. Kendati demikian, Chico menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan final mengenai kenaikan harga tiket pada tahun 2026, karena pemerintah masih mengedepankan prinsip kehati-hatian guna menjaga daya beli masyarakat Jakarta.

"Kajian yang dilakukan PT TransJakarta adalah hal yang lumrah. Tarif Rp3.500 memang sudah bertahan sejak 2005 (21 tahun), sementara biaya operasional terus meningkat karena inflasi, harga energi, pemeliharaan armada (termasuk bus listrik), dan ekspansi layanan," jelas Chico di Jakarta, Senin.

Meski begitu, ia menegaskan bahwa kajian tersebut masih berlangsung dan belum mengarah pada keputusan final.

Chico juga mengatakan, kewenangan penetapan tarif tetap berada di tangan Gubernur DKI Jakarta dan DPRD DKI Jakarta melalui mekanisme APBD.

Untuk itu, lanjut Chico, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dengan mempertimbangkan daya beli masyarakat serta kondisi ekonomi secara keseluruhan sebelum memutuskan penyesuaian tarif.

"Belum ada keputusan kenaikan tarif di 2026. Prioritas tetap menjaga layanan berkualitas dengan subsidi yang efisien," ujar Chico.

Ia mengatakan, alokasi subsidi untuk PT Transjakarta dalam APBD 2026 mencapai sekitar Rp3,7 triliun, yang diharapkan dapat memastikan layanan tetap terjangkau bagi masyarakat.

Sebelumnya, Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza mengatakan kajian mengenai penyesuaian tarif sudah dilakukan.

Namun, keputusan akhirnya tetap berada di tangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama DPRD DKI Jakarta.

Ia mengatakan, kajian ini dilakukan mengingat tarif Transjakarta belum naik sejak 21 tahun yang lalu. Ia membandingkan kondisi saat ini dengan 2005, ketika Upah Minimum Provinsi DKI Jakarta masih sekitar Rp800.000.

Kini, lanjut Welfizon, angka tersebut telah berada di kisaran Rp6 juta, sementara tarif Transjakarta belum berubah.

“Kenaikannya (UMP) sudah 7-8 kali lipat, tapi tarif kita masih bertahan 21 tahun,” kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
Nasional
Dinamika Atmosfer Picu Banj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.