Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sudin Jaksel Bantu Promosi Pedagang Barito yang Pindah ke Lenteng Agung

📅 Selasa, 28 Okt 2025, 08:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sudin Jaksel Bantu Promosi Pedagang Barito yang Pindah ke Lenteng Agung Doc: ANTARA
Ket. Kios-kios di Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

JAKARTA – Suku Dinas (Sudin) Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Jakarta Selatan (Jaksel) membantu promosi pedagang Barito yang pindah ke Sentra Fauna Lenteng Agung.

"Nanti yang ada di Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung ada dukungan dari Sudin PPKUKM untuk membantu promosi para pedagang yang pindah ke lokasi Lenteng Agung," kata Kepala Seksi KUKM Sudin PPKUKM Jakarta Selatan, Edi Margono, saat dihubungi di Jakarta, Selasa (28/10).

Dia mengatakan pihaknya mengupayakan berbagai bentuk promosi, baik melalui media sosial maupun kegiatan bazar.

Selain itu, pihaknya juga bekerja sama dengan kelurahan dan kecamatan setempat agar Sentra Fauna Lenteng Agung cepat dikenal masyarakat sehingga pedagang tidak perlu khawatir jika dagangannya tidak laku.

"Jadi, para pedagang tidak perlu khawatir. Kami akan mendampingi agar usahanya tetap berjalan dan berkembang di tempat yang baru," ucap Edi.

Sementara itu, kuasa hukum pedagang Barito Damianus Jefry menegaskan pedagang Barito bukan pedagang liar karena mereka sudah memenuhi kewajiban, yakni membayar retribusi.

Mewakili pedagang Barito, dia juga menyatakan enggan direlokasi ke Pasar Lenteng Agung lantaran khawatir jualannya tidak laku dan lokasinya yang dikhawatirkan banjir.

"Lenteng Agung itu relokasinya sangat tidak tepat. Kalau kita berdagang itu kan mau laku. Kalau di sana itu kan modelnya jurang, hujan pasti banjir kata warga setempat," ungkap Damianus.

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan Sentra Fauna di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, sebagai tempat relokasi yang baik dan layak bagi Pedagang Barito.

Sentra tersebut berdiri di atas lahan seluas 7.500 meter persegi. Dari luas tersebut, sekitar 2.000 meter persegi dialokasikan untuk pedagang yang sebelumnya menempati Lokasi Sementara (Loksem) JS 25, JS 26, JS 30, dan JS 96.

Total kios terbagi dalam tiga zona utama, yakni Zona A yang terdiri atas 22 kios kuliner, Zona C dan D sebanyak 74 kios pedagang burung dan pakan hewan, serta Zona E untuk parsel dan kuliner sebanyak 29 kios.Sementara Zona B yang diperuntukkan bagi amphitheater masih belum berproses. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.