Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Getok Harga, Pedagang Sarangan Diminta Transparan

📅 Rabu, 18 Mar 2026, 06:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antisipasi Getok Harga, Pedagang Sarangan Diminta Transparan Doc: ANTARA/Louis Rika
Ket. Ribuan wisatawan berlibur di tempat wisata Telaga Sarangan Magetan, Jawa Timur saat libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang mencapai 117.447 orang.

MAGETAN – Menjelang libur Lebaran, penting banget buat mengantisipasi praktik “getok harga” yang sering muncul tanpa perhitungan jelas dan bisa bikin wisatawan tekor.

Momen ramai pengunjung memang jadi peluang cuan, tapi kalau harga dinaikkan seenaknya, justru bisa merusak kepercayaan dan kenyamanan.

Dengan pengawasan yang lebih ketat dan kesadaran pelaku usaha, suasana liburan bisa tetap seru tanpa ada drama harga yang bikin kapok wisatawan.

Pemerintah Kabupaten Magetan meminta para pelaku usaha makanan dan minuman (mamin) di kawasan tempat wisata Telaga Sarangan Kabupaten Magetan, Jatim, untuk memasang daftar harga guna mengantisipasi praktik menaikkan harga tanpa hitungan jelas yang merugikan wisatawan.

Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro di Magetan, Selasa (17/3), mengatakan saat libur Lebaran, Telaga Sarangan banyak dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah. Kondisi tersebut memicu ulah pedagang "nakal" ingin menaikkan harga yang terkadang tak wajar untuk mendapatkan keuntungan.

"Selama ini, ada beberapa kali kejadian wisatawan terpaksa membayar makanan dan minuman yang dibelinya dengan harga tidak wajar di kawasan Telaga Sarangan dan diviralkan. Kondisi tersebut tentu membuat citra buruk. Karenanya, pemkab minta agar pedagang memasang daftar harga guna memberikan kenyamanan wisatawan," ujarnya.

Menurut dia, pemasangan daftar harga merupakan upaya sederhana namun efektif untuk mencegah kesalahpahaman antara penjual dan pembeli.

Ia mengimbau para pedagang untuk menuliskan harga secara terbuka, sehingga wisatawan dapat mempertimbangkan sebelum membeli.

Dengan demikian, potensi keluhan atau komplain dapat diminimalisasi karena pembeli sudah mengetahui harga sejak awal.

Ia menilai praktik menaikkan harga tak wajar justru merugikan pelaku usaha sendiri dalam jangka panjang.

Wisatawan yang merasa dirugikan berpotensi kapok dan enggan kembali berkunjung. Bahkan, di era media sosial, pengalaman negatif dapat dengan cepat menyebar dan berdampak pada penurunan jumlah pengunjung.

Suyatni menegaskan bahwa kenyamanan wisatawan harus menjadi prioritas utama dalam sektor pariwisata. Pelayanan yang baik dinilai lebih penting daripada sekadar mengejar keuntungan sesaat.

"Jika wisatawan merasa nyaman, maka secara otomatis kunjungan akan meningkat dan berdampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat," kata dia.

Pemkab Magetan berharap melalui kesadaran bersama antara pemerintah dan pelaku usaha, citra Telaga Sarangan sebagai destinasi wisata unggulan tetap terjaga, terutama dalam menyambut lonjakan wisatawan pada momentum libur Lebaran 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Nasional
BMKG: Hari Ini Berpotensi T...
Daerah
Makassar Buka Audisi Terbuk...
Nasional
BMKG Ingatkan Warga Tajung ...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.