Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Studi Ungkap Akupuntur Telinga Bantu Capai Berat Badan Ideal

📅 Minggu, 21 Mei 2023, 09:15 WIB | Oleh:
Studi Ungkap Akupuntur Telinga Bantu Capai Berat Badan Ideal Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi

Akupuntur, praktik kuno yang berakar pada budaya Tiongkok, dihormati karena manfaatnya dalam mengelola rasa sakit dan mengurangi stres. Saat ini, sebuah penelitian baru telah mengungkapkan bahwa teknik penyembuhan kuno ini juga memiliki kekuatan untuk memfasilitasi penurunan berat badan.

Penelitian baru yang luar biasa ini diluncurkan pada Kongres Eropa tentang Obesitas di Dublin, Irlandia. Penelitian ini menunjukkan bahwa menggabungkan akupuntur dengan diet yang dikontrol dengan cermat telah menunjukkan hasil yang menjanjikan dalam mengurangi berat badan, BMI (Indeks Massa Tubuh), dan lemak tubuh secara signifikan.

"Jenis akupunktur ini tidak memerlukan pengetahuan atau keterampilan yang rumit. Di Jepang, metode untuk membantu penurunan berat badan ini telah digunakan selama lebih dari 30 tahun," kata penulis utama studi, Dr Takahiro Fujimoto dari Klinik F, Tokyo, dikutip dari Medical Daily, Jumat (19/5).

Berbeda dengan teknik tradisional, metode ini tidak menggunakan jarum intradermal, melainkan manik-manik logam.Terapi akupuntur telinga menargetkan titik-titik tertentu di sepanjang garis meridian untuk memulihkan aliran qi dan mengurangi penyumbatan atau gangguan. Pendekatan holistik ini telah menunjukkan keampuhannya di berbagai bidang, termasuk mengobati kecanduan narkoba, membantu berhenti merokok, dan memfasilitasi penurunan berat badan.

Meskipun mekanisme yang tepat masih sulit dipahami, penelitian menunjukkan bahwa metode ini lebih baik dalam mengatur metabolisme, dan sistem endokrin, meningkatkan pencernaan, dan mengurangi stres oksidatif.

Mengambil isyarat dari penelitian sebelumnya yang mengamati penurunan berat badan yang signifikan pada wanita Jepang yang diobati dengan akupunktur telinga, 81 pria Jepang yang kelebihan berat badan atau obesitas, terutama mereka yang memiliki tingkat lemak perut yang tinggi menjalani proses tersebut bersamaan dengan diet yang terkontrol.

Selama penelitian, manik-manik telinga logam berukuran 1,5 mm diposisikan dengan hati-hati pada enam titik tertentu di telinga luar. Untuk mempertahankan tekanan yang konsisten, selotip bedah digunakan untuk mengamankan manik-manik pada tempatnya, dan diganti dua kali seminggu selama kunjungan rutin ke rumah sakit.

Pengukuran seperti berat badan, persentase lemak tubuh, BMI, dan lemak perut dicatat sebelum dan sesudah masa perawatan dan dalam periode tiga bulan berikutnya.

Pada akhir penelitian, para peserta mengalami pengurangan 10,4 cm pada lingkar pinggang mereka, penurunan 4 persen pada total lemak tubuh mereka, dan penurunan hampir 3 poin pada BMI mereka.

"Temuan kami menunjukkan bahwa akupunktur di telinga dapat membantu menurunkan berat badan ketika dipasangkan dengan diet dan olahraga. Kemungkinan akupunktur memiliki efek positif dengan mengekang keinginan dan nafsu makan, memperbaiki pencernaan, dan meningkatkan metabolisme," tutur Fujimoto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.