SPPG Polres Kudus Bantu Suplai Makan untuk Pengungsi Banjir
📅 Rabu, 14 Jan 2026, 16:05 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif
KUDUS -- Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Kudus, Jawa Tengah, bergerak cepat membantu memenuhi kebutuhan makan sehari-hari warga terdampak banjir yang menempati tempat pengungsian di Kecamatan Mejobo, Rabu.
Menurut Waka Polres Kudus Kompol Rendi Johan Prasetyo ditemui di sela-sela penyerahan bantuan menu makan kepada pengungsi di Balai Desa Kesambi di Kudus, Rabu, jumlah menu makan yang disiapkan sebanyak 1.000 paket.
Bantuan menu makan tersebut, kata dia, tidak hanya disalurkan kepada warga terdampak banjir di Desa Kesambi, tetapi juga untuk warga Desa Payaman serta desa-desa lain di wilayah Kecamatan Mejobo yang terdampak banjir.
"Hampir seluruh wilayah Mejobo terdampak banjir, sehingga perlu dibantu pemenuhan kebutuhan makannya," ujarnya.
Selain menu makan siap santap, Polres Kudus juga menyalurkan bantuan sembako bagi warga yang berada di lokasi pengungsian. Distribusi bantuan makanan tersebut akan terus dilakukan selama masih terdapat warga yang harus mengungsi akibat bencana banjir.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kompol Rendi menambahkan inisiatif pemberian bantuan menu makan bergizi tersebut merupakan arahan langsung dari Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat terdampak bencana.
Adapun menu yang dibagikan pada Rabu (14/1) berupa nasi dengan lauk ayam krispi saus asam manis, sayur tumis kacang panjang, serta dilengkapi buah jeruk.
Kepala Desa Kesambi Mokhamad Masri menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan dari Polres Kudus, menyusul banyak warganya mengungsi karena banjir mulai meningkat sejak Selasa (14/1) sore hingga menggenangi permukiman warga.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Untuk sementara jumlah pengungsi ada 24 orang. Pagi tadi (14/1) genangan air sempat turun sekitar 50 persen," ujarnya.
Ia menjelaskan banjir terjadi akibat limpasan air Sungai Piji, kiriman air dari wilayah sekitar, serta tingginya curah hujan.
Sementara itu, Sartini, salah satu pengungsi di Balai Desa Kesambi mengaku sudah dua hari mengungsi karena air masuk ke dalam rumah dengan ketinggian mencapai lutut orang dewasa.
"Hingga hari ini (14/1) air masih tinggi, sehingga belum bisa pulang ke rumah. Saya berterima kasih atas bantuan dari banyak pihak, termasuk Polres Kudus yang membantu memenuhi kebutuhan makan sehari-hari para pengungsi," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!