Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengamat: Pemerintah Harus Konsisten Tangani Kebocoran Penerimaan Pajak

📅 Rabu, 22 Okt 2025, 07:11 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Pengamat: Pemerintah Harus Konsisten Tangani Kebocoran Penerimaan Pajak Doc: istimewa
Ket. Dosen Magister Ekonomi Terapan Unika Atma Jaya, YB. Suhartoko

JAKARTA-Dosen Magister Ekonomi Terapan Unika Atma Jaya, YB. Suhartoko mengatakan, pemerintah harus serius dan konsisten menegakan hukum agar memberi efek positif terhadap ruang fiskal.

Dari sisi penerimaan pajak terang dia, jika pemerintah benar benar konsisten dan menegakkan hukum menangani kebocoran penerimaan pajak, sangat mungkin penerimaan pajak akan meningkat secara signifikan dan akan membantu penurunan defisit. 

"Dengan begitu, ruang fiskal untuk mendorong pertumbuhan akan lebih luas,"ungkap Suhartoko pada Koran Jakarta, Rabu (22/10)

Namun demikian lanjut dia, pemerintah juga akan menghadapi tantangan cukup besar, karena jaringan manipulasi pajak juga sangat mengakar dan sulit diberantas. 

Harus diakui terangnya, jaringan mafia ini cukup kuat, ada kerja sama antara pembayar pajak dan pegawai pajak

"Intinya pemberantasan mafia pajak harus komprehensif dari pusat sampai ke daerah,"tegas Suhartoko

Bahkan, langkah bersih bersih ini disarankan bukan sekadar pajak dan cukai, namun politik bersih dan anti korupsi d harus ditegakkan untuk mendukung efisiensi ekonomi

Diketahui, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis bisa menekan risiko melebarnya gap realisasi penerimaan pajak dari target (shortfall) pada akhir tahun anggaran 2025. 

Purbaya mengaku telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengakselerasi serapan pajak pada sisa akhir tahun ini. “Kalau ceteris paribus, ya kami tutupi kebocoran-kebocoran yang mungkin timbul,” kata Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin malam (20/10).

 Purbaya akan memperketat pengawasan di bidang perpajakan, baik pada sektor pajak maupun kepabeanan dan cukai. Dia mengaku akan memantau potensi praktik penyelewengan di dua sektor tersebut, termasuk underinvoicing. 

Untuk pajak, Purbaya menaruh kepercayaan pada sistem teknologi informasi (IT) yang disiapkan oleh Kementerian Keuangan, termasuk Coretax, untuk menekan pelanggaran pajak. “Nanti ke depan, kami akan menerapkan IT yang lebih canggih lagi. Saya harapkan akhir minggu ini Coretax sudah siap. Jadi, itu akan meningkatkan pendapatan dari pajak kalau lebih efisien Coretax-nya,” tambah

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Kemensos Sosialisasikan Sek...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.