SPBU Mulai Aktif Lagi, Pasokan BBM di Aceh Tamiang Berangsur Normal
📅 Minggu, 07 Des 2025, 17:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Banda Aceh - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyatakan tiga stasiun pengisian bahan bakar minyak umum (SPBU) di Kabupaten Aceh Tamiang telah beroperasi kembali guna memberikan pelayanan kepada masyarakat setelah sempat tutup karena terdampak bencana banjir.
"Kementerian ESDM dan PT Pertamina (Persero) memprioritaskan pemulihan SPBU yang terkena dampak bencana. Kami juga sudah memulihkan tiga SPBU di Kabupaten Aceh Tamiang, agar dapat berfungsi melayani kebutuhan masyarakat di sana," kata Ketua Tim ESDM Siaga Bencana Rudy Sufahriadi dalam keterangan diterima di Banda Aceh, Minggu (7/12).
Ia menjelaskan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) juga terus dipercepat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah terdampak bencana hidrometeorologi di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara.
Adapun di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan Aceh, masih terdapat beberapa SPBU yang blackout (jaringan listrik mati) ataupun mengalami kerusakan sarana dan prasarana akibat terkena banjir.
Ia mengatakan di Aceh, seluruh SPBU di Kabupaten Aceh Utara, Aceh Timur, Langsa dan Bireuen telah beroperasi normal.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kemudian di Kabupaten Pidie Jaya, dari empat SPBU, tiga sudah beroperasi dan satu sisanya mengalami kerusakan sarana dan prasarana.
Selanjutnya di Kabupaten Aceh Tamiang, tiga dari tujuh SPBU sudah beroperasi, sisanya masih dalam proses pemulihan karena terjadi kerusakan sarana dan prasarana.
Di Kabupaten Gayo Lues, satu dari tujuh SPBU telah melayani masyarakat dan enam sisanya masih belum berfungsi karena jaringan listrik belum pulih.
Sebaiknya Anda baca juga:
Adapun di Kabupaten Bener Meriah, dari empat SPBU seluruhnya belum beroperasi karena jaringan listrik mengalami blackout.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menambahkan bahwa seluruh upaya pemulihan terus dikejar dari sisi suplai dan operasional.
“Tim kami terus melakukan percepatan distribusi meskipun sebagian wilayah masih terkendala akses darat dan blackout listrik. Kami memastikan penyaluran BBM dan LPG dapat tetap menjangkau masyarakat, baik melalui skema alih suplai maupun dukungan moda distribusi alternatif di beberapa kabupaten terdampak,” kata Fahrougi Andriani Sumampouw.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!