Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Slovakia Bisa Jadi Tujuan Baru Para Pencari Kerja, Ada Permintaan 12.000 PMI

📅 Rabu, 16 Apr 2025, 19:38 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Slovakia Bisa Jadi Tujuan Baru Para Pencari Kerja, Ada Permintaan 12.000 PMI Doc: KemenP2MI
Ket. Diskusi online terkait Peluang Penempatan Pekerja Migran Indonesia di Slovakia, Rabu (16/4/2025).

JAKARTA - Wakil Menteri (Wamen) Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Christina Aryani memetakan potensi lebih banyak penempatan pekerja migran Indonesia ke Slovakia. Pemetaan itu dilakukannya bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bratislava.

Berdasarkan data KBRI Bratislava, hampir 900 orang pekerja migran Indonesia bekerja di sektor industri manufaktur dan otomotif di Slovakia sejak 2022 hingga 2025. 

"Memang masih kecil, tapi berdasarkan pemetaan awal, penempatan di Slovakia potensial untuk digarap, mengingat ada lebih dari 12.000 permintaan pekerja migran Indonesia di sana saat ini," kata Wamen Christina saat diskusi online terkait Peluang Penempatan Pekerja Migran Indonesia di Slovakia, Rabu (16/4/2025).

Wamen Christina mengaku ada trend peningkatan penempatan pekerja migran Indonesia di Slovakia sejak 2021 lalu. Dia menambahkan, Indonesia menjadi satu dari 4 negara yang pekerjanya diminati di Slovakia, selain Vietnam, Filipina dan India.

Dalam diskusi bersama KBRI Bratislava tersebut, Wamen P2MI juga menyampaikan peluang skema government to government (g to g) menjadi opsi yang ideal untuk Slovakia. Alasannya, skema ini sangat aman, utamanya untuk pelindungan pekerja migran Indonesia.

"Slovakia bisa menjadi alternatif tujuan penempatan yang perlu diseriusi, terutama untuk industri manufaktur dengan target anak muda yang selalu ingin berkembang," jelasnya.

"Intinya kami melihat ini sebagai salah satu peluang dan akan sangat baik bisa kita realisasikan (untuk penempatan) tahun ini," sambung Christina Aryani.

Sementara itu, Duta Besar Indonesia untuk Slovakia, Pribadi Sutiono menyebut, potensi penempatan pekerja migran Indonesia mencapai 12.883 orang di 2025. Hal itu berdasarkan job order yang diperlukan di Slovakia dengan gaji minimum mencapai 900 euro. 

Dubes Sutiono mengatakan, meski Slovakia menjadi daerah baru di 2022, namun jumlah pekerja migran Indonesia yang bekerja di Slovakia hingga saat ini meningkat hingga 800 persen.

Kemampuan Berbahasa

Dubes juga menekankan pentingnya kemampuan bahasa Inggris untuk bisa masuk dan bekerja di Slovakia.  

"Bahasa Inggris menjadi tantangan kita saat ini. Banyak pekerja migran Indonesia yang sudah datang ke sini (Slovakia) harus di tes lagi bahasa Inggrisnya. Ada juga yang akhirnya gagal, karena tidak menguasai istilah industri dalam bahasa Inggris," ungkap Dubes Sutiono.

Ia menambahkan, Pemerintah Slovakia tidak masalah dengan berbagai skema yang ditawarkan Pemerintah Indonesia melalui KemenP2MI. Bahkan, KBRI Bratislava sedang mendekati Kementerian Ketenagakerjaan Slovakia terkait visa kerja bagi pekerja migran Indonesia.

"Yang penting bagi mereka (Pemerintah Slovakia), kita (Indonesia) bisa memenuhi permintaan mereka dalam hal skill tenaga kerja dan jumlahnya," imbuh Pribadi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

46 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

46 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

46 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.