Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Seru! Pemain Skateboard Wanita di Bali Berkebaya Rayakan Hari Kartini

📅 Minggu, 20 Apr 2025, 14:30 WIB | Oleh:
Seru! Pemain Skateboard Wanita di Bali Berkebaya Rayakan Hari Kartini Doc: ANTARA
Ket. Skater perempuan berkebaya bermain skateboard dalam rangka Hari Kartini di Denpasar, Bali, Minggu (20/4/2025).

DENPASAR - Puluhan wanita pegiat skateboard di Bali berbaju kebaya meluncur di lapangan skate untuk memperingati Hari Kartini yang jatuh setiap 21 April.

Pendiri Komunitas GalsSkate Bali di Denpasar, Rodi, Minggu (20/4), mengaku sengaja merancang aktivitas menjelang Hari Kartini untuk menghormati jasa Ibu Kartini yang membuat para skater wanita ini bisa menjalankan hobinya.

“Kalau tidak ada Ibu Kartini, mereka (skater perempuan) juga tidak ada di sini, ini agar orang tua anak-anak ini juga memberi izin mereka bermain, lantaran ini kegemaran bagus, mereka belajar mental jatuh bangun dan mampu kumpul dengan teman-teman aktif di luar daripada hanya main gawai,” kata dia.

Wanita asal Jerman yang 20 tahun hidup di Bali itu mengaku sengaja mengajak puluhan skater wanita hingga pegiat sepatu roda untuk berasosiasi dan menggunakan kebaya sebagai representasi Kartini.

Meski cukup kesulitan menggunakan kebaya dan kamen budaya Bali saat bermain, Rodi mendapat respons positif dari personil komunitasnya, mereka menganggap aktivitas ini menyenangkan dan kesulitannya dapat diakali dengan mengakibatkan manuver aktivitas yang lebih mudah dari biasanya.

Yang justru menjadi tantangan skater wanita di era ini adalah mendorong lebih banyak wanita bergabung, sementara di lapangan mereka kerap malu dengan situasi lebih banyaknya laki-laki daripada kaumnya.

“Masalah wanita ada banyak laki-laki di skatepark, lantaran olahraga ini didominasi laki-laki, jadi jika sendiri ke lapangan minder, makanya kami buat aktivitas ini agar mampu kumpul anak-anak wanita di tampat yang aman,” ujar Rodi.

Pada momentum Hari Kartini tahun ini organisasi memilih Lapangan Lumintang sebagai arena berkumpul, lantaran memandang lapangan skate ini belum lama dipercantik pemerintah.

Rodi membujuk puluhan wanita dari dewasa hingga paling banyak anak-anak usia belasan tahun untuk bermain berbareng dan selanjutnya tetap berlatih bersama, mengingat pemerintah wilayah juga sudah mulai memberi perhatian lewat pembuatan akomodasi pendukung.

Salah satu skater wanita muda, Sarkara Laislana Abhipraya mengatakan rasa senangnya lantaran mendapat tantangan bermain skateboard menggunakan kebaya.

Meski cukup susah bagi anak berumur 13 tahun itu tetap dia jalani, lantaran menurutnya aktivitas ini bagian dari selebrasi atas kebebasan perempuan.

Skateboard baginya bukan sekadar hobi, namun olahraga yang difokuskan, sehingga dia rutin mengikuti lomba-lomba untuk mencapai cita-citanya menjadi skater profesional.

Berkaca dari dirinya dan teman-teman sebayanya di Bali, Sarkara meyakini wanita Bali punya potensi di olahraga ini, hanya butuh lebih banyak perlombaan yang memberi kategori unik bagi perempuan, tidak dicampur dengan laki-laki.

“Skate itu dibilang rata-rata olahraga susah, terutama untuk perempuan, jadi seperti diminta biarkan laki-laki saja, tapi menurut saya wanita mempunyai talenta untuk bermain dengan laki-laki, dan laki-laki juga tidak semuanya mampu main skateboard,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.