Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sering Disalahkan, Ibu Kerap Depresi Usai Alami Kelahiran Mati

📅 Sabtu, 21 Jan 2023, 10:56 WIB | Oleh:
Sering Disalahkan, Ibu Kerap Depresi Usai Alami Kelahiran Mati Doc: Freepik/Prostooleh
Ket. Ilustrasi.

Di luar hilangnya nyawa yang menghancurkan, kelahiran mati atau stillbirths sering dianggap sebagai kesalahan ibu, yang mengakibatkan rasa malu di depan umum atau perasaan bersalah atau malu individu yang mencegah duka publik atas rasa kehilangan mereka.

Padahal, kelahiran mati dapat memicu depresi, kecemasan, dan gejala psikologis lain yang lebih tinggi yang mungkin bertahan lama bagi orang tua. Tak sedikit dari mereka yang mungkin menghindari orang atau aktivitas sosial, mengasingkan diri secara sosial dan memperburuk gejala depresi dalam jangka pendek dan jangka panjang.

Kelahiran mati sendiri didefinisikan sebagai bayi yang lahir tanpa tanda-tanda kehidupan setelah ambang tertentu, biasanya terkait dengan usia kehamilan atau berat bayi.

UNICEF melaporkan setidaknya satu bayi lahir dalam keadaan mati setiap 16 detik sekali, atau sekitar 2 juta kematian setiap tahun. Kelahiran mati terjadi dengan frekuensi yang mengkhawatirkan di banyak negara. Meski beberapa kemajuan telah dicapai demi mengurangi tingkat kelahiran mati global, hasilnya tidak merata.

Rata-rata, risiko lahir mati tujuh kali lebih tinggi di negara berpenghasilan rendah dengan 21 kematian per 1.000 total kelahiran. Angka ini amat jauh jika dibandingkan dengan jumlah kasus kelahiran mati di negara berpenghasilan tinggi yang hanya mencatat sekitar 3 kematian per 1.000 total kelahiran.

Walau begitu, jumlah ini mungkin berbeda dengan yang sebenarnya dilapangan mengingatbanyak kasus di mana kelahiran mati tak dilaporkan sehingga jumlahnya mungkin lebih banyak.

Lebih tragisnya, mayoritas kematian lahir dapat dicegah melalui perawatan berkualitas selama kehamilan dan saat melahirkan. Melansir laman UNICEF, Penyebab kelahiran mati umumnya disebabkan oleh komplikasi selama persalinan, pendarahan sebelum melahirkan, infeksi, dan komplikasi kehamilan dengan hambatan pertumbuhan janin sebagai penyebab umum yang mendasari. Faktor yang berhubungan dengan ibu, seperti usia dan kebiasaan merokok juga dapat meningkatkan risiko penyakit ibu dan kelahiran mati sang bayi. Diperkirakan 10 persen kelahiran mati di seluruh dunia disebabkan oleh ragam penyakit tidak menular (PTM).

Dari apa yang kita ketahui tentang penyebab lahir mati, jelas bahwa memberikan perawatan berkualitas, dukungan, dan sumber daya yang mendorong gaya hidup sehat dan kehamilan dapat sangat mengurangi risiko lahir mati pada wanita. Sistem atau fasilitas kesehatan yang lebih baik dan perawatan antenatal dan persalinan berkualitas tinggi juga sangat penting untuk mengakhiri kasus kelahiran mati yang dapat dicegah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

49 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.