Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Semua Pihak Diminta Maksimal Bangun IKN

📅 Senin, 02 Sep 2024, 03:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semua Pihak Diminta Maksimal Bangun IKN Doc: antara

JAKARTA - Ombudsman RI mengajak semua pihak untuk membangun Ibu Kota Nusantara (IKN) secara maksimal.

Dalam diskusi kelompok terarah di Jakarta, Selasa (27/8), anggota Ombudsman RI Hery Susanto mengatakan segala bentuk bantuan dari berbagai pihak dapat mendukung pembangunan IKN dan tercapainya tujuan bersama negara, yaitu Indonesia Emas 2045.

"Kami melaksanakan diskusi kelompok terarah dengan menghadirkan berbagai unsur pemerintahan, akademisi, serta masyarakat yang bukan hanya berasal dari Kalimantan Timur, namun juga daerah lain dengan maksud mendapatkan masukan serta saran dalam membangun IKN," ujar Hery seperti dikonfirmasi di Jakarta, akhir pekan kemarin.

Hery menuturkan bahwa pihaknya juga telah beraudiensi dengan Kedutaan Amerika Serikat (AS) dan Kedutaan Australia untuk berdiskusi mengenai berbagai strategi kedua negara tersebut dalam pemindahan ibu kota negara.

Sebagaimana diketahui, AS memindahkan ibu kota negara dari New York ke Washington DC, sedangkan Australia memindahkan ibu kotanya dari Melbourne ke Canberra.

Menurutnya, diskusi dengan AS dan Australia dapat memberikan sudut pandang baru bagi Indonesia dalam menyiapkan pemindahan ibu kota negara seperti yang telah direncanakan.

Ia pun berharap dengan adanya diskusi kelompok terarah tersebut, Provinsi Kalimantan Timur dapat turut berpartisipasi dalam menyukseskan pembangunan IKN.

Dalam diskusi yang sama, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni berharap diskusi dapat menjadi jembatan atas segala masalah yang dihadapi pemerintah daerah dalam membangun IKN.

Dirinya berpendapat Kalimantan Timur memiliki potensi dan peluang yang sangat besar dalam menyukseskan pembangunan ibu kota negara baru, terlebih secara logistik.

"Dengan keikutsertaan Kalimantan Timur, pertumbuhan ekonomi kami meningkat seiring dengan masifnya kegiatan logistik di IKN," ucap Sri.

Diskusi kelompok terarah yang digelar secara hybrid tersebut diselenggarakan Ombudsman dalam rangka turut ambil bagian dalam memantau peran dan persiapan daerah Kalimantan Timur dalam proses pemindahan ibu kota negara.

Turut hadir dalam diskusi, yakni perwakilan dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalimantan Timur, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Timur, Dinas Perhubungan Kalimantan Timur, serta jajaran pemerintahan daerah Kabupaten Kutai, Samarinda, Balikpapan, dan Kukar.

Selain itu, hadir pula akademisi, rektor Universitas Balikpapan, dan pembina lembaga adat Kabupaten Paser. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.