Semoga Tidak Ada Korban, Bagian Luar Gedung KONI Sulut Mengalami Kerusakan Akibat Gempa
📅 Selasa, 12 Sep 2023, 00:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Jorie Darondo
Manado - Bagian luar gedung Hall B KONI Sulawesi Utara (Sulut) yang berada di Sario Manado, mengalami kerusakan akibat gempa magnitudo 6,2 sekitar pukul 20.51 WITA , Senin.
Sekretaris Umum KONI Sulut Tony Kulit, mengatakan aksesoris yang berada di bagian luar samping barat gedung mengalami kerusakan.
"Sementara bagian dalam gedung tersebut aman," kata Tony, saat berada di lokasi KONI
Dia mengatakan, saat terjadi gempa ada anak-anak sementara melakukan latihan di dalam gedung tersebut, lalu mereka keluar.
Dandim 1309 Manado Letkol Inf Himawan Teddy Laksonomengimbau masyarakat tidak mendekati bangunan, untuk mengantisipasi gempa susulan.
"Kita mengamankan lokasi ini supaya masyarakat tidak mendekati tempat bencana, untuk mengantisipasi gempa susulan," katanya.
Menurut Teddy dari patroli wilayah yang dilaksanakan, dan pemantauan dilakukan baru Gedung KONI yang mengalami kerusakan akibat gempa.
"Belum ada laporan kerusakan lainnya, baru gedung KONI ini," katanya saat ditemui di lokasi kejadian.
Sebelumnya Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan wilayah Sahu, Halmahera Barat, Maluku Utara, diguncang gempa magnitudo 6,2 akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Laut Maluku.
Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG, Daryonomengatakan episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1,18 Lintang Utara (LU) dan 127,44 Bujur Timur (BT), atau tepatnya berlokasi di darat pada kedalaman 152 km.
"Dengan memerhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Laut Maluku," katanya.
Ia menambahkan hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
Daryono juga memutakhirkan informasi yang pada awalnya berkekuatan magnitudo 5,9 menjadi magnitudo 6,2.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mengemukakan gempa bumi yang terjadi pada pukul 19.51 WIB itu dirasakan di Jailolo, Kota Manado, Sangihe, dan Kotamobagu, dengan skala intensitas III-IV MMI (Modified Mercally Intensity). Artinya, pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!