Semoga Cepat Surut, Sejumlah Lokasi di Jakarta Utara dan Pulau Seribu Masih Banjir Rob
📅 Sabtu, 14 Des 2024, 23:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Dokumentasi Pribadi
Jakarta - Sejumlah lokasi di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu masih terendam banjir rob atau banjir pesisir, Sabtu malam.
"Hingga pukul 20.00 WIB, dua RT di Kepulauan Seribu dan Jakarta Utara masih terendam banjir rob," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Isnawa Adji di Jakarta, Sabtu.
Ia mengatakan satu RT terendam banjir setinggi 20 sentimeter (cm) di Kelurahan Pulau Harapan Kabupaten Kepulauan Seribu.
Kemudian satu RT di Kelurahan Pluit Penjaringan Jakarta Utara terendam banjir setinggi 15 cm.
Sementara itu sejumlah lokasi yang sebelumnya mengalami banjir sudah mulai surut seperti dua RT di Kelurahan Pluit, tiga RT di Kelurahan Marunda Cilincing.
Sebaiknya Anda baca juga:
Satu RT di Kelurahan Pulau Panggang, satu RT di Kelurahan Pari dan satu RT di Kelurahan Pulau Untung Jawa Kabupaten Kepulauan Seribu
Selanjutnya, jalan yang tergenang air dan sudah mulai surut pada Sabtu malam seperti di Jalan RE Martadinata di depan Jakarta International Stadium (JIS) Kelurahan Papanggo, Jakarta Utara.
Kemudian, kondisi banjir di Jalan Hiu Pelabuhan Muara Baru, Kelurahan Penjaringan juga telah surut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebelumnya BMKG telah mengeluarkan peringatan dini banjir rob pada pada tanggal 11 Desember - 20 Desember 2024.
Banjir ini terjadi akibat adanya fenomena pasang maksimum air laut bersamaan dengan fase bulan baru yang berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum berupa banjir pesisir (rob) di wilayah pesisir utara Jakarta.
Kondisi ini, membuat pasang air laut menyebabkan Pintu Air Pasar Ikan Bahaya atau Siaga Satu pada Sabtu ini pada pukul 07.00 WIB.
Hal tersebut menyebabkan terjadinya beberapa genangan di DKI Jakarta.
BPBD DKI Jakarta masih mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat.
"Banjir ditargetkan untuk surut secepatnya," kata dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!