Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sekda Gianyar Bali Kebut Aturan Tarif PBB Nol Persen pada 2026

📅 Senin, 01 Sep 2025, 16:06 WIB | Oleh:
Sekda Gianyar Bali Kebut Aturan Tarif PBB Nol Persen pada 2026 Doc: ANTARA/HO-Pemkab Gianyar
Ket. Bupati Gianyar I Made Mahayastra (kanan) memberi ucapan selamat kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar I Gusti Bagus Adi Widya Utama (tengah) setelah upacara pelantikan di Gianyar, Bali, Senin (1/9).

Gianyar, Bali -- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gianyar, Bali, I Gusti Bagus Adi Widya Utama mengebut pembuatan aturan tarif pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB P2) khusus tanah pertanian dan rumah tinggal sebesar nol persen pada 2026.

“Itu tugas pertama saya oleh bupati,” kata I Gusti Bagus Adi Widya Utama di sela pelantikan dirinya selaku sekda di Gianyar, Bali, Senin.

Ia akan segera berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait dalam mewujudkan program tersebut, sembari tetap menjaga soliditas birokrasi agar lebih profesional, transparan, dan melayani masyarakat optimal.

Sedangkan untuk sektor usaha, terjadi peningkatan PBB P2 sebesar 700 persen.

Ada pun target penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) dari PBB naik dari Rp18 miliar menjadi Rp30 miliar dan ke depan ditargetkan naik menjadi sekitar Rp80 miliar.

Sebelumnya, APBD Perubahan Kabupaten Gianyar 2025 menargetkan pendapatan sebesar Rp3,28 triliun dan belanja daerah sebesar Rp4,26 triliun, lebih tinggi dari belanja sebelumnya mencapai Rp3,33 triliun.

Defisit anggaran itu salah satunya bersumber dari pinjaman kepada Bank BPD Bali sebesar Rp838 miliar yang telah disetujui DPRD Gianyar.

Ada pun pinjaman daerah digunakan untuk perbaikan ruas jalan, pembangunan pelayanan jantung terpadu (PJT) untuk peningkatan fasilitas layanan jantung yang memadai dan persiapan pembangunan hutan kota dan perkantoran.

Sementara itu, rancangan kebijakan PBB P2 untuk pertanian dan rumah tinggal pada 2026 itu menjadi salah satu agenda prioritas sebagai sekda.

Widya Utama yang biasa disapa Ngurah Bem itu dilantik oleh Bupati Gianyar I Made Mahayastra sebagai sekda termuda di Indonesia dengan usia baru 36 tahun, setelah melalui tahanan seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama.

"Tunjukkan warna perubahan bagi Kabupaten Gianyar. Jadilah pemimpin yang inovatif, berani mengambil langkah, dan selalu berpihak pada kepentingan masyarakat,” ucap Bupati Gianyar kepada sekda baru.

Widya Utama yang sebelumnya pelaksana tugas Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Gianyar itu menggantikan kursi sekda periode 2023-2025 yakni I Dewa Gede Alit Mudiarta yang memasuki masa purna tugas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.