Segini Personel Polisi yang Dikerahkan untuk Amankan Pertandingan Indonesia Lawan Malaysia
📅 Senin, 21 Jul 2025, 17:30 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Ilham Kausar
JAKARTA - Polda Metro Jaya mengerahkan sebanyak 1.620 personel untuk mengamankan pertandingan ketiga Grup A ASEAN U-23 Championship 2025 antara Indonesia melawan Malaysia, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Senin malam.
"Kami menurunkan 1.620 personel yang terdiri atas anggota Polda Metro Jaya, Polres, kemudian rekan-rekan dari TNI dan beberapa anggota Mabes Polri," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi saat ditemui di Jakarta, Senin.
Ade Ary mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa bersama-sama mewujudkan kamtibmas yang kondusif.
"Kami berupaya terus berikan perlindungan pada masyarakat. Dalam melaksanakan tugas-tugas kepolisian tentunya membutuhkan dukungan dan kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat," katanya.
Ia juga mengingatkan bagi masyarakat yang akan menonton untuk mengikuti petunjuk petugas di lapangan, ada hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Ada barang-barang yang tidak boleh dibawa dan lain sebagainya mohon diikuti. Kemudian, petugas kami ada di lapangan untuk mengatur lalu lintas. Rekayasa lalu lintas akan dilaksanakan secara situasional," kata Ade Ary.
Ade Ary juga meminta kerja sama kepada masyarakat karena tidak hanya kegiatan sepak bola yang diamankan tapi aktivitas masyarakat di luar GBK.
"Kemudian yang ada di sekitar GBK dan seterusnya itu dilaksanakan pengamanan agar terciptanya keseimbangan antara hak dan kewajiban masyarakat," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Timnas U-23 Indonesia akan kembali turun ke lapangan dalam pertandingan ketiga Grup A ASEAN U-23 Championship 2025 melawan Malaysia di GBK Jakarta.
Laga ini menjadi penentu hidup-mati bagi skuad Garuda Muda, sekaligus pembuktian sesungguhnya dari proses yang mereka bangun sejak laga perdana.
Setelah menjalani dua laga awal dengan raihan 100 persen kemenangan saat bersua Brunei Darussalam dan Filipina, pasukan Gerald Vanenburg kini dihadapkan pada salah satu kekuatan lama Asia Tenggara sekaligus musuh bebuyutan.
Menjelang laga terakhir fase grup, situasi klasemen menempatkan Indonesia di puncak dengan enam poin. Malaysia dan Filipina sama-sama mengantongi tiga poin, tapi Malaysia unggul selisih gol. Ini membuat pertandingan melawan Malaysia jadi krusial.
"Ya, saya ingin menang di setiap pertandingan, termasuk melawan Malaysia. Saya tidak tahu siapa lawan kami berikutnya, tapi saya juga ingin menang. Entah itu terjadi atau tidak, kami akan berjuang untuk itu,” kata pelatih Vanenburg, sebelum memimpin latihan timnas Indonesia, Minggu (20/7).
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!