Russia Tuding Ukraina Bertanggung Jawab atas Serangan Drone Mematikan di Malam Tahun Baru
📅 Jumat, 02 Jan 2026, 08:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: CNA/Reuters
MOSKOW - Pada hari Kamis (1/1), Russia mengatakan Kyiv berada di balik serangan drone terhadap sebuah hotel di wilayah Kherson selatan Ukraina yang dikuasai Moskow, yang menewaskan sedikitnya 20 orang yang sedang merayakan Tahun Baru, dan menuduhnya "menggagalkan" upaya perdamaian.
Tuduhan itu muncul pada saat yang genting, setelah berminggu-minggu diplomasi yang bertujuan untuk menengahi pengakhiran perang, dan ketika Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan negaranya "tinggal 10 persen" lagi dari kesepakatan perdamaian.
Puluhan ribu orang telah tewas, Ukraina timur hancur, dan jutaan orang terpaksa mengungsi dari rumah mereka sejak Russia melancarkan serangan besar-besaran pada tahun 2022.
Menurut gubernur wilayah Kherson yang ditunjuk Russia, Vladimir Saldo, "musuh" menembakkan tiga drone yang menghantam sebuah kafe dan hotel di pantai Laut Hitam di Khorly tempat "warga sipil merayakan Tahun Baru".
Sebuah bangunan yang hangus terbakar, tumpukan puing yang masih berasap, dan mayat-mayat yang terbakar terlihat dalam gambar yang diunggahnya di Telegram.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kyiv belum berkomentar mengenai tuduhan tersebut.
Komite Investigasi Russia mengatakan telah membuka penyelidikan atas serangan tersebut, yang telah "menewaskan lebih dari 20 orang dan melukai banyak lainnya". Kementerian Luar Negeri Russia mengatakan jumlah korban tewas masih sedang diklarifikasi.
Menurut Saldo, lebih dari 100 orang berkumpul di hotel pada malam serangan itu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kementerian Luar Negeri Russia menuduh Ukraina melakukan "serangan teroris", menyerukan organisasi internasional untuk mengutuknya, dan memperingatkan Kyiv akan "konsekuensi yang sesuai" dalam sebuah pernyataan.
Mereka juga menuduh otoritas Ukraina "dengan sengaja menggagalkan setiap upaya untuk menemukan solusi damai bagi konflik tersebut".
Sementara itu, Zelensky mengatakan Russia melanjutkan perang "hingga Tahun Baru" dengan lebih dari 200 drone yang ditembakkan semalaman, terutama menargetkan fasilitas energi.
"Sejumlah besar konsumen" mengalami pemadaman listrik, kata operator listrik Ukraina, Ukrenergo. Infrastruktur kereta api dan pelabuhan juga rusak dalam serangan terbaru.
Di wilayah Kharkiv, Russia menyerang sebuah taman dengan kebun binatang, melukai satu orang. Serangan itu juga melukai hewan, termasuk singa, dan membunuh burung pegar dan burung beo, kata pemilik taman Oleksandr Feldman kepada media Ukraina.
Pembicaraan Baru
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!