Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Resor di Labuan Bajo Gunakan 80–85 Persen Operasional dengan Energi Surya

📅 Selasa, 26 Agu 2025, 19:35 WIB | Oleh:
Resor di Labuan Bajo Gunakan 80–85 Persen Operasional dengan Energi Surya Doc: Xurya
Ket. Sudamala Resort, Seraya mengumumkan peresmian sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terintegrasi. Panel surya yang terpasang mampu memasok 80–85 persen kebutuhan operasional harian resort dengan energi bersih dan terbarukan (EBT).

JAKARTA - Sudamala Resort, Seraya mengumumkan peresmian sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terintegrasi. Panel surya yang terpasang mampu memasok 80–85 persen kebutuhan operasional harian resort dengan energi bersih dan terbarukan (EBT).

Berlokasi di Pulau Seraya Kecil yang terpencil dekat Labuan Bajo, pencapaian ini menandai langkah penting dalam transisi dari ketergantungan pada bahan bakar fosil menuju solusi energi berkelanjutan di salah satu destinasi paling alami di Indonesia.

Dengan langkah berani ini, Sudamala berhasil mengurangi jejak karbon sekaligus memperkuat komitmennya terhadap pariwisata berkelanjutan. Inisiatif ini juga semakin mengukuhkan reputasi Labuan Bajo sebagai destinasi kelas dunia di mana keberlanjutan dan keindahan alam berjalan seiring.

Sistem yang baru saja disinkronisasi ini terdiri dari 480 panel surya dengan kapasitas 300 kWp, didukung oleh Battery Energy Storage System (BESS) berkapasitas 770 kWh yang memastikan ketersediaan listrik tanpa gangguan meski setelah matahari terbenam.

Sistem ini diproyeksikan menghasilkan 410.000 kWh listrik bersih setiap tahun, sekaligus mengurangi emisi karbon hingga 370.000 kilogram per tahun. Angka ini setara dengan menanam lebih dari 4.900 pohon.

“Transisi ini mencerminkan komitmen kami, bukan hanya terhadap keberlanjutan tetapi juga untuk selaras dengan tamu-tamu kami yang peduli lingkungan,” ujar, CEO Sudamala Resorts Ben Subrata melalui siaran pers pada hari Selasa (26/8).

“Kami berharap hal ini dapat menginspirasi pelaku industri perhotelan lainnya, terutama yang beroperasi di wilayah pulau terpencil, untuk beralih ke energi terbarukan,” imbuhnya.

Inisiatif ini sejalan dengan roadmap transisi energi nasional Indonesia serta visi Labuan Bajo sebagai destinasi hijau.  Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, “Sudamala Resort, Seraya menjadi bukti kuat bahwa pengelolaan lingkungan dapat berjalan selaras dengan keberlanjutan bisnis dan pembangunan daerah.

“Seiring dengan perkembangan Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata kelas dunia, inisiatif seperti ini memastikan kemajuan kita tetap berkelanjutan, bertanggung jawab, dan berorientasi pada masa depan. Hal ini juga merupakan bagian dari visi besar kami agar Nusa Tenggara Timur menjadi lumbung energi terbarukan Indonesia,” ucapnya.

Wakil Bupati Manggarai Barat, Dr. Yulianus Weng, M., turut memberikan pujiannya. Menurut dia NTT memiliki semua modal untuk menjadi Renewable Energy Hub Indonesia. Dari tenaga surya di pesisir, panas bumi, hingga angin di berbagai pulau, NTT dikaruniai sumber energi bersih yang melimpah.

“Yang kita perlukan bukan hanya investasi dan teknologi, tetapi juga semangat kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat. Jika NTT memimpin transformasi ini, maka itu bukan hanya untuk kemajuan daerah kita, tetapi juga sebagai sumbangan bagi kemandirian energi Indonesia dan masa depan dunia yang lebih hijau,” paparnya.

Sudamala Resort, Seraya menjadi contoh nyata penggunaan energi ramah lingkungan. Inisiatif ini sekaligus bentuk dukungan Sudamala terhadap program pemerintah dalam pemanfaatan energi baru terbarukan, serta upaya menjaga lingkungan kerja yang tetap bersih dan nyaman.

Managing Director Xurya, Eka Himawan mengatakan, proyek ini diwujudkan melalui kerja sama dengan Xurya, perusahaan pengembang energi surya terkemuka, serta Suryagen, spesialis penyimpanan energi dan solusi tenaga surya. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa energi berkelanjutan tidak hanya sekedar melistriki bangunan, tetapi juga mendukung masa depan yang lebih baik.

“Setiap kilowatt energi bersih dapat membantu mengurangi jejak karbon sekaligus menginspirasi para pelaku industri untuk berpikir melampaui cara-cara konvensional.  Menjadikan energi bersih lebih terjangkau adalah misi kita, dan kepemimpinan Sudamala layang menjadi panutan bagi industri perhotelan,” ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.