Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Raducanu Bersinar dalam Kembalinya Tenis Putri ke Queen’s Setelah 52 Tahun

📅 Rabu, 11 Jun 2025, 08:50 WIB | Oleh:
Raducanu Bersinar dalam Kembalinya Tenis Putri ke Queen’s Setelah 52 Tahun Doc: AFP
Ket. Petenis Inggris Emma Raducanu

LONDON – Turnamen Queen’s Club mencatat sejarah baru, ketika tenis putri kembali digelar untuk pertama kalinya dalam lebih dari setengah abad. Di tengah atmosfer bersejarah itu, Emma Raducanu tampil memukau dan mencuri perhatian publik Inggris.

Bintang muda yang sempat mendunia lewat kemenangan mengejutkan di US Open 2021 itu tampil bersama Katie Boulter dalam nomor ganda, mengalahkan pasangan Jiang Xinyu dan Wu Feng-Hsien dengan skor 6-4, 6-2 di lapangan satu yang intim dan akrab. Kehadirannya memicu antrean penonton selama lebih dari satu jam, menjadi bukti betapa publik masih mengidolakannya.

“Saya suka bermain di lapangan-lapangan kecil seperti ini. Rasanya seperti benar-benar dekat dengan penonton. Saya bahkan sempat ngobrol saat isi ulang botol air,” ujar Raducanu, yang kini berada di peringkat 37 dunia.

Raducanu juga mengungkap kenangan masa kecilnya ketika mengunjungi Queen’s bersama sang ayah. “Waktu kecil saya malah lebih sibuk mencari brownies cokelat dibanding nonton tenis. Bisa kembali ke sini sebagai pemain sungguh luar biasa,” ucapnya.

Raducanu dijadwalkan tampil di babak pertama tunggal menghadapi Cristina Bucsa dan penampilannya akan kembali dinantikan publik tuan rumah, terlebih setelah ia menunjukkan semangat baru pasca mengalami cedera punggung dan performa naik-turun sepanjang tahun ini.

Kembalinya tenis putri ke Queen’s mengakhiri dominasi tunggal turnamen ATP yang telah berlangsung sejak 1973. Langkah ini merupakan bagian dari kesepakatan besar tahun lalu yang menghadirkan turnamen WTA 500 sepekan sebelum kompetisi putra dimulai pada tanggal 16 Juni mendatang.

Selain Raducanu, turnamen ini juga akan menampilkan para bintang seperti juara Wimbledon Barbora Krejcikova, kampiun Australian Open Madison Keys, peringkat lima dunia Zheng Qinwen, dan juara Wimbledon 2022 Elena Rybakina.

Sebagai bentuk penghargaan, lapangan utama Queen’s resmi berganti nama menjadi Andy Murray Arena—menghormati petenis asal Skotlandia yang lima kali menjadi juara di sini dan dikenal sebagai pendukung kuat tenis putri.

“Senang sekali melihat tenis putri kembali ke Queen’s setelah lebih dari 50 tahun. Saya tadi baru bertemu Olga Morozova, juara terakhir di sini pada tahun 1973 yang juga sempat melatih saya waktu kecil," ujar Murray.

Meski atmosfer di Queen’s terasa meriah dan penuh antusiasme, perbedaan hadiah antara turnamen putra dan putri masih menjadi sorotan. Tahun ini, total hadiah untuk putri hanya 1,043 juta (22,9 miliar rupiah), dibanding 2,122 juta untuk putra.Juara putri akan membawa pulang 120.000 pound—jumlah yang jauh lebih besar dibanding 1.000 pound yang diterima Morozova pada tahun 1973, namun masih menunjukkan kesenjangan yang jelas.

Lawn Tennis Association (LTA) menanggapi kritik tersebut dengan komitmen untuk menyamakan hadiah antara putra dan putri paling lambat pada tahun 2029.

“Ini momen penting, dan sejujurnya sudah sangat lama ditunggu,” ujar Chris Pollard, Managing Director LTA. Ia juga menyebut bahwa lebih dari 80 persen tiket turnamen pekan ini telah terjual.

Hari pembuka turut menghadirkan kejutan ketika mantan juara Wimbledon Petra Kvitova tersingkir di tangan wakil Brasil, Beatriz Haddad Maia. Kvitova, yang baru kembali bermain setelah cuti melahirkan, kalah 2-6, 6-4, 6-4. Petenis asal Ceko berusia 35 tahun itu kini telah menelan enam kekalahan dari tujuh laga sejak comeback Februari lalu.

“Bisa bermain di klub seperti ini adalah sebuah kehormatan. Stadion ini punya aura spesial,” ucap Haddad Maia usai kemenangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

57 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.